Jumat, 21 Agu 2026 06:19 WIB

Kabar Gembira bagi Warga Jember, Cetak e-KTP Kini Bisa Langsung di Kecamatan

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Jember, Bambang Saputro saat mengikuti acara tasyakuran hari buruh di Pendopo Wahyawibawagraha. (Foto: Nurul/selalu.id).
Kepala Dispendukcapil Kabupaten Jember, Bambang Saputro saat mengikuti acara tasyakuran hari buruh di Pendopo Wahyawibawagraha. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait.

Salah satu terobosan yang kini dirasakan langsung oleh masyarakat adalah layanan pembuatan sekaligus pencetakan e-KTP yang sudah bisa dilakukan di kantor kecamatan.

Baca Juga: KUA-PPAS P-APBD 2026 Disepakati, Pemkab-DPRD Jember Genjot Pengentasan Kemiskinan Lewat Pelayanan Dasar

Melalui program ini, warga Jember tidak perlu lagi datang ke pusat kota untuk mengurus dokumen kependudukan.

Layanan yang lebih dekat ini diharapkan mampu memangkas waktu, biaya, serta antrean panjang yang sebelumnya kerap terjadi.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Jember, Bambang Saputro, menjelaskan bahwa inovasi tersebut merupakan bagian dari program pelayanan publik bertajuk Peta Cinta Pelayanan Tuntas Cetak KTP Elektronik di Kecamatan.

“Untuk memastikan pelaksanaan inovasi pelayanan publik ini berjalan baik dan optimal, kami akan selalu menjamin ketersediaan blanko KTP elektronik di Kabupaten Jember,” katanya, Jumat (1/5/2026).

Baca Juga: Kala Para Purnawirawan Jember Menantang Angin Pantai Pancer demi Sang Saka

Bambang menambahkan, selain masih memiliki sisa blanko dari hibah akhir 2025, pihaknya juga rutin mengajukan kebutuhan blanko ke pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri.

Tak hanya itu, dukungan sumber daya manusia juga telah disiapkan secara maksimal. Saat ini, setiap dari 31 kecamatan di Jember telah dilengkapi dua operator Dispendukcapil yang siap melayani masyarakat secara langsung.

“Seluruh SDM kami, baik di kecamatan maupun di kantor Dispendukcapil, bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing untuk memastikan pelayanan berjalan optimal,” jelasnya.

Baca Juga: Malam Tasyakuran di Petrang Jember Diwarnai Saling Suap Tumpeng

Dari sisi sarana, Dispendukcapil juga memastikan seluruh perangkat pendukung seperti alat perekaman dan mesin cetak e-KTP di setiap kecamatan dalam kondisi baik dan siap digunakan.

Dengan hadirnya layanan ini, Pemerintah Kabupaten Jember berharap masyarakat dapat merasakan pelayanan administrasi kependudukan yang lebih cepat, mudah, dan efisien, sekaligus menjadi langkah nyata dalam mendekatkan pelayanan kepada warga. (ADV).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Ketika Higgs Games Island Merusak Keluarga

Kasus Yudi Surya jadi cermin kelam bagi masyarakat bahwa alasan keterpaksaan ekonomi tidak bisa menghapuskan konsekuensi hukum dari aktivitas judi online.

Harga Emas Antam Hari Ini: Melonjak Tajam Bunda, Bisa Maljum dengan Enak Nih..

Harga buyback adalah jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya dengan harga tersebut.

Sidoarjo Genjot Modal UMKM, BPR Delta Artha Salurkan Kurda Bunga 2 Persen ke Ribuan Debitur

Bagi pelaku usaha mikro yang butuh suntikan dana segar hingga Rp10 juta, mereka kini tak perlu pusing memikirkan agunan tambahan.

Kejar Target Investasi Rp43 Triliun di 2026, Pemkot Surabaya Andalkan Perizinan Berbasis AI

Sistem perizinan terintegrasi ini memungkinkan para pelaku usaha memantau perkembangan berkas cukup dari ponsel tanpa perlu bolak-balik datang ke kantor dinas.

Kejari Surabaya Tangani Sindikat Kasus Penipuan Asmara Online, Begini Cara Pelaku Beraksi

Kejaksaan mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur janji manis maupun permintaan uang dari orang yang baru dikenal secara daring tanpa pernah bertemu.

Fraksi PDIP Semprit Pemprov Jatim Soal P-APBD 2026: Tambahan Belanja Rp2,64 Triliun Jangan Cuma jadi SiLPA!

Tak hanya sektor pembangunan fisik, Fraksi PDIP juga mendesak penyelesaian hak-hak rakyat yang belum tertangani.