Selasa, 22 Sep 2026 13:41 WIB

Langkah Cerdas Mensos Risma Gandeng Masyarakat Bantu Anak Berkebutuhan Khusus

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 10 Mar 2022 14:35 WIB
Mensos Risma saat mengunjungi anak berkebutuhan khusus di jakarta
Mensos Risma saat mengunjungi anak berkebutuhan khusus di jakarta

selalu.id - Menteri Sosial Tri Rismaharini bersama CEO Kitabisa.com Alfatih Timur menyerahkan bantuan untuk anak-anak berkebutuhan khusus di Rumah Singgah Bunda Peduli, Jakarta Pusat dan Rumah Singgah Respek Peduli, Jakarta Utara, Rabu (9/3/2022).

"Pertama saya ucapkan terima kasih. Saya dapat info (warga yang membutuhkan bantuan) dari teman-teman media maupun warga yang mengunggah di media sosial. Terima kasih kepada orang-orang baik yg membantu melalui Kitabisa" kata Mensos Risma.

Baca Juga: 900 Warga Kelurahan Patrang Jember Terima Bantuan Beras, Total Sasaran 1.553 KPM

Bantuan hasil donasi masyarakat melalui Kitabisa.com diberikan untuk satu anak di Rumah Singgah Bunda Peduli dan tujuh anak di Rumah Singgah Respek Peduli. Total donasi yang terkumpul per 9 Maret 2022 terdiri dari Rp67.215.848 untuk Muhammad Jafarudin (penderita kanker tulang), Rp70.952.922 untuk Aulia Alfina Febriyanti (penderita gagal ginjal), Rp144.947.255 untuk Irwansyah (penderita kanker darah), Rp147.775.775 untuk Dwi Bayu Adi Saputra (penderita kanker tulang ganas), Rp102.434.343 untuk Syifa Aulia (penderita jantung bocor), Rp108.237.193 untuk Eva Ruri (penderita kelainan tulang), Rp117.132.454 untuk Heni Adelia (penderita kelainan rahim), Rp96.183.523 untuk Lutfi Al Rizki (penderita kerusakan hati).

Anak-anak berkebutuhan khusus yang berasal dari berbabagi daerah tersebut mengalami kondisi kesehatan tertentu sehingga mengharuskan mereka melakukan pengobatan di Jakarta dan membutuhkan tempat untuk singgah.

Mensos mengatakan banyaknya orang sakit yang dirujuk ke Jakarta karena ketersediaan fasilitas dan tenaga medis paling lengkap berada di Jakarta.

"Meskipun ada donasi, mereka masih membutuhkan biaya operasional untuk pulang pergi bolak balik berobat. Sehingga alhamdulillah rumah singgah ini bisa menampung," kata Mensos.

Baca Juga: Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Kementerian Sosial juga memberikan bantuan untuk anak-anak lainnya yang berada di kedua Rumah Singgah tersebut berupa keperluan seperti popok, kebutuhan gizi anak, susu, dan mainan.

Sebelumnya, Kementerian Sosial melalui Loka "Kahuripan" Sukabumi dan Balai "Galih Pakuan" Bogor memberikan pendampingan kepada ketujuh anak-anak berkebutuhan khusus tersebut mulai dari asesmen, pendampingan, dan identifikasi kebutuhan pokok serta bekerja sama dengan Kitabisa.com menggalang donasi masyarakat.

Dalam upaya mewujudkan kesejahteraan sosial, pemerintah membutuhkan partisipasi berbagai pihak termasuk masyarakat. Kerja sama Kementerian Sosial dengan Kitabisa.com, salah satunya, merupakan kemitraan yang menggalang kepedulian sosial masyarakat untuk membantu mereka yang membutuhkan.

Baca Juga: 1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

CEO Kitabisa Alfatih Timur mengatakan, donasi yang digalang melalui Kitabisa disalurkan secara bertahap dan dikawal dalam beberapa bulan ke depan.

"Iya karena penyalurannya (donasi) akan dibuat beberapa bulan, jadi bisa kita pantau perkembangannya dan akan kita laporkan ke Kemensos juga," katanya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Warga Mengeluh Sesak Napas, Tim Home Care Gerak Cepat Rujuk ke Rumah Sakit di Jember

Dinas Kesehatan bersama tim Home Care tidak akan melepas begitu saja.

Proyek Jembatan Candinegoro, Wabup Mimik Temukan Keterlambatan dan Spesifikasi Teknis

Mimik temukan progres pembangunan baru mencapai sekitar 17 persen.

Kadin Sebut 10 SPPG Bakal Terbit SLHS, Kadinkes Sidoarjo: Baru Dua Lainnya Belum

SPPG lainnya masih harus menyelesaikan perbaikan dan menjalani pemeriksaan sesuai persyaratan yang ditetapkan.

Sembilan Calon Jemaah Umrah PT Annisa Ahmada di Mojokerto Lapor Polisi, Diduga Ditipu

Mereka menuduh adanya dugaan penipuan disertai penggelapan.

Harga Cabai Rawit di Sejumlah Wilayah Indonesia Naik, Ada yang Rp200 Ribu per Kilo

Angka ini sudah meloncat jauh melampaui Harga Acuan Penjualan (HAP) batas atas yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp57.000 per kilogram.

Kisah Tifa, Siswi SMKN 5 Surabaya Tak Mampu Beli Seragam Tapi Tercatat Kaya

Bagi keluarga Tifa, membeli perlengkapan sekolah baru adalah kemewahan yang belum sanggup dijangkau.