Selasa, 06 Okt 2026 13:39 WIB

Polda Jatim Gandeng Pakar ITS Amankan Evakuasi Korban Ponpes Runtuh

selalu.id – Polda Jawa Timur terus memfokuskan upaya pada penyelamatan dan evakuasi korban runtuhnya bangunan musala di Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Personel dari berbagai satuan kerja, termasuk Biddokkes, Brimob, Samapta, dan satuan lainnya, diterjunkan untuk membantu penanganan musibah ini.

 

Baca Juga: Usai Tragedi Tewaskan 63 Santri, Ponpes Al-Khoziny Kembali Aktifkan Kegiatan Belajar

Untuk memastikan evakuasi berjalan aman dan efektif, Polda Jatim menggandeng pakar konstruksi bangunan dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Keterlibatan ahli ini bertujuan meminimalkan risiko bagi korban maupun petugas SAR gabungan yang berada di dalam reruntuhan.

 

Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto meninjau langsung lokasi reruntuhan dan menegaskan prioritas utama adalah penyelamatan korban. "Saya pastikan dulu untuk penyelamatan korban. Itu kita fokuskan dulu, karena masih ada beberapa korban yang perlu dievakuasi," ujar Irjen Nanang.

 

Baca Juga: Polda Jatim Tutup Operasi DVI, 63 Korban Ponpes Ambruk di Sidoarjo Teridentifikasi

Tim Inafis Polda Jatim bersama petugas gabungan bertindak hati-hati karena bangunan musala masih berpotensi mengalami goncangan susulan. "Kita lihat kondisinya, dan ini harus dipastikan oleh ahlinya dari ITS. Jangan sampai membahayakan petugas yang akan melakukan evakuasi," ungkap Irjen Nanang.

 

Dua ekskavator yang disiagakan sejak Senin (29/9) malam belum difungsikan karena getarannya dikhawatirkan memicu goncangan yang dapat meruntuhkan puing bangunan.

Baca Juga: Kapolda Jatim: Pemda Fasilitasi Kelanjutan Belajar Santri Al-Khoziny

 

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menambahkan, Polda Jatim bersama tim SAR gabungan menggunakan alat khusus yang lebih memungkinkan untuk melakukan penyelamatan. "Saat ini fokus pada evakuasi dan penyelamatan korban, termasuk personel yang kita libatkan untuk menangani musibah ini," kata Kombes Abast.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Enam Saksi Diperiksa, Pembunuhan di Toko Bangunan Menguat ke Motif Cemburu

Korban meninggal MHF alami kekerasan benda tajam, di antaranya tiga buah luka iris di kepala dan satu luka bacok.

Ledakan Elpiji di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan Rusak

Puluhan bangunan yang terdampak, lima di antaranya mengalami kerusakan parah. 

Polisi Pastikan Ledakan di Ruko Pakuwon City Surabaya Bukan Bom, Ini Penyebabnya

Pemeriksaan jibom tidak menemukan kandungan bahan peledak di lokasi.

Identitas Lima Korban Ledakan di Ruko Pakuwon City Surabaya

Korban mengalami luka dengan tingkat berbeda.

Ledakan di Ruko Pakuwon City, Warga: Kencang Banget Suaranya

Sejumlah warga di Cluster Long Beach dan San Diego melaporkan dampak ledakan hingga menyebabkan plafon dan lampu rumah berjatuhan.

Ledakan di Ruko San Antonio Pakuwon City Surabaya, 5 Orang Luka Bakar

Kelima korban dievakuasi ke RS Haji dan RS Mitra Keluarga Kenjeran.