Ini Langkah Pemkot Surabaya Membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Reporter : Ade Resty

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berkomitmen terus memperbanyak program padat karya dengan membuka lapangan pekerjaan bagi keluarga Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui pendampingan maupun pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Hal ini sebagaimana arahan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) yang menginstruksikan setiap kepala daerah memperbanyak program padat karya.

Baca juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, program padat karya sebagai upaya untuk mengentas kemiskinan dan membantu masyarakat yang kehilangan pekerjaan akibat pandemi Covid-19.

"Sehingga apa yang diinginkan Pak Presiden itu kita lakukan program padat karya. Masing-masing warga diharapkan mendapat penghasilan dan ekonominya bisa naik," kata Eri, Rabu (30/12/2021).

Ia menerangkan, bahwa kontribusi UMKM menjadi pilar penting dalam menggerakkan perekonomian Indonesia. Sehingga, Eri memastikan, Pemkot akan terus memperbanyak lapangan kerja melalui program padat karya.

"Karena itulah saya membuka lapangan pekerjaan untuk teman-teman keluarga MBR. Sehingga mereka punya penghasilan dan bisa lepas dari MBR," jelasnya.

Supaya produksi UMKM Surabaya terus bergerak, tentunya Eri juga mendorong masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) pemkot, agar menggunakan produk UMKM.

Misalnya, dengan menggunakan produk sepatu, tas hingga seragam sekolah dari UMKM Surabaya.

"Seperti yang pernah saya sampaikan bahwa bagaimana supaya anak-anak kita SD-SMP, anak ASN, agar menggunakan sepatu atau seragam produknya UMKM," pesanya.

Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Lebih lanjut Eri merangkan bahwa Pemkot tak hanya sekadar membuka lapangan kerja melalui pemberdayaan UMKM, Tapi berupaya untuk meningkatkan kualitas produk UMKM agar dapat menyasar ke pangsa pasar yang lebih luas.

"Misalnya nanti ada (pendampingan) desainer-desainer, agar produk sepatunya menjadi kekinian. Sehingga UMKM ini terus mengupdate dirinya," ujarnya.

Tak hanya itu, Pemkot akan terus hadir mendampingi UMKM Surabaya. Termasuk di dalamnya membantu mempromosikan produk UMKM ke sektor Perbankan, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) maupun semua investor yang ada di Surabaya.

"Harapan saya ada kolaborasi sinergi antara pemerintah, BUMD, Perbankan dan semua investasi yang ada di Surabaya. Sehingga bisa bergerak bersama," paparnya

Eri juga berpesan kepada anak-anak muda di Surabaya agar tak hanya berpangku tangan. Dia berharap anak-anak muda terutama dari keluarga MBR dapat gigih berusaha.

Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Pemkot tentu tak akan menutup mata dan tetap berupaya untuk menyiapkan lapangan kerja bagi mereka.

"Jadi keluarga MBR yang masih muda jangan meminta. Saya sudah perintahkan teman-teman semuanya untuk mendata yang muda-muda itu berapa, agar dijadikan pengusaha-pengusaha," ujarnya.

Misalnya, Eri mencontohkan, pemkot menyediakan lapangan pekerjaan berupa servis mobil atau cuci kendaraan bermotor. Nantinya yang mengelola usaha itu adalah anak-anak muda dari keluarga MBR.

"Kita akan buka tempat servis atau cuci mobil, nanti juga (yang mengelola) dari teman-teman yang memang belum punya pekerjaan, yang mereka harus keluar dari MBR. Makanya kita buatkan pekerjaan dan yang bekerja nanti biar teman-teman semuanya warga Surabaya," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru