selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyiapkan ketahanan pangan untuk menghadapi ancaman resesi global. Meski begitu, Indonesia disebutkan aman soal resesi tahun 2023
"Kemarin kan pak presiden menyampaikan, ada pakar yang bilang di 2023 akan terjadi resesi kecuali indonesia,"ungkap Eri, Senin (31/10/2022).
Baca juga: Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa
Eri mengatakan, pihaknya tetap was-was dengan prediksi tersebut. Sehingga, untuk menghadapi jikalau Indonesia terkena resesi pihaknya tengah menyiapkan sejumlah pangan berupa makanan selain beras.
"Jadi sekarang kalau kita resesi kita menyiapkan untuk pangan. Salah satunya adalah menyiapkan makanan selain beras. Jadi kita ada porang, ketela, dan lain-lain,"kata Wali Kota Eri, Senin (31/10/2022).
Pemkot Surabaya juga telah melakukan kerjasama dengan Sidoarjo dan Gresik. Bahkan, Eri berencana juga bekerjasama dengan Ponorogo. Hal itu dilakukan agar tidak saling tumpah tindih soal Pangan.
Baca juga: Dukung Kampung Iklim Nasional, SIER Salurkan Dropbox dan Komposter ke 12 Kelurahan di Surabaya
"Kalau ternyata di Gresik atau Ngawi kemampuan berasnya sangat tinggi, maka kebutuhan kita berapa, kita buat berasnya, nanti porangnya dimana gitu, terus ketela dimana,"ujarnya
Di Surabaya, lanjut Eri, untuk menjaga ketahanan pangan, dirinya memanfaatkan lahan-lahan milik Pemerintah Kota untuk ditanami tanaman selain padi.
"Kalau di Surabaya, lahan-lahan yang kita punya akan tanami tanaman yang bukan padi seperti jagung, ketela, porang, kaya gitu. Moga-moga resesi tidak jadi, ayo berdoa dan berusaha bareng. Yakinlah kalau kita ada pengganti pangan,"jelasnya.
Baca juga: Kinerja SIER Melaju Impresif, Laba Bersih Naik 56 Persen dan Dividen Terus Meningkat
Lebih lanjut Eri menungkapkan, apabila nantinya ada ancaman PHK. Pemkot Surabaya telah mempunyai program padat karya dari aset pemerintah dan dikerjakan oleh Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
"Inilah sebenarnya untuk mengurangi pengangguran. Kalau kita udah bisa melakukan ini, maka InsyaAllah pengangguran berkurang di Surabaya,"terangnya.(Ade/SL1)
Editor : Redaksi