Jalin Kerjasama, PJB Jajaki Pengelolaan Pembangkit Listrik di Laos

Reporter : Ade Resty
Penandatanganan kerjasama antara PJB dan perusahaan negara Laos

selalu.id - PT PLN (Persero) melalui anak usaha, PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) menjalin kerja sama bisnis pengelolaan pembangkit dengan Electricite Du Laos (EDL) pada Jumat (22/7/2022).

Inisiasi kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara PJB dengan Electricite Du Laos (EDL) terkait kerja sama pengelolaan pembangkit.

Baca juga: World Clean Up Day, PLN Bersama Pemkot Surabaya Gelar Aksi Bersih Pantai

Di dalam MoU tersebut terdapat kesepakatan untuk kerja sama feasibility study jasa Operation & Maintenance (O&M) dan Maintenance, Repair & Overhaul (MRO) pembentukan joint venture company /konsorsium. Kerja sama ini untuk mengimplementasikan kolaborasi bisnis dan penyediaan teknologi pembangkitan Laos dan negara sekitarnya.

Selain itu, melingkupi juga berbagi pengetahuan dan pengalaman atau sharing knowledge terkait pengelolaan pembangkit tenaga listrik.

Direktur Utama PJB, Gong Matua Hasibuan menjelaskan, kerja sama antara PJB dengan EDL ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan secara virtual kedua belah pihak yang difasilitasi oleh Kedutaan Besar RI untuk Republik Demokratik Rakyat Laos pada 19 Oktober 2021.

Baca juga: Token Listrik PLN Diblokir di Sidoarjo, Warga Diminta Bayar Rp10 Juta untuk Tagihan Orang Lain

"Kami melihat potensi yang cukup besar untuk melakukan kerja sama yang saling menguntungkan pada bidang perbaikan tata kelola pembangkit tenaga listrik, termasuk pada O&M dan MRO mesin-mesin pembangkit tenaga listrik," jelasnya.

Managing Director EDL, Chanthaboun Soukaloun mengatakan, melalui MoU tersebut diharapkan dapat terjalin kerja sama yang saling menguntungkan dari kedua belah pihak.

Dia berharap ada sinergi kerja sama, sumber daya dan keahlian-keahlian yang diperlukan untuk mengembangkan dan melaksanakan proyek tata kelola pembangkit tenaga listrik baik di Laos, Indonesia ataupun negara lainnya.

Baca juga: PLN Jatim Catat Rekor Penjualan Listrik 44,3 TWh di Tahun 2024

"Dengan sinergi ini kami berharap dapat mendorong kemandirian dalam membangun dan mengoperasikan unit pembangkit tenaga listrik," ujarnya.

Dengan adanya kesepakatan ini, menambah panjang daftar portofolio internasional yang dimiliki PJB. Sebelumnya, PJB telah bekerja sama dengan Bangladesh Power Development Board (BPDP) untuk melakukan pekerjaan Major Inspection PLTG 150 MW di Chandpur Bangladesh. (SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru