selalu.id - Laga puncak Final Piala Dandim Cup Bola Voli 2026 di Kabupaten Nganjuk menyajikan pertarungan dramatis.
Berlangsung penuh tensi tinggi, Tim Bagor akhirnya keluar sebagai Juara 1 setelah menundukkan Putra Demang Gondang dalam laga sengit lima set.
Baca juga: Spot Nongkrong Baru di Nganjuk: Nuansa Pedesaan Swiss, Harga Murah Bonus View Gunung Wilis
Sejak awal pertandingan, atmosfer panas menyelimuti lapangan. Kedua tim saling kejar angka hingga berulang kali terjadi deuce (yus).
Komandan Kodim (Dandim) Nganjuk, Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti mengakui sengitnya pertarungan di partai final ini. Antusiasme masyarakat yang membludak di tribun menambah kencang adrenalin para pemain maupun penonton.
"Ya, hari ini final Piala Dandim Cup Bola Voli 2026 luar biasa. Masyarakat yang hadir banyak sekali, membuat adrenalin kita sampai berdebar-debar," ungkapnya, Senin (26/10/2026).
Menurut Taufan, kedua tim yang berlaga di partai puncak membuktikan kualitas terbaiknya.
"Tim yang lolos memang layak. Sampai lima babak semuanya alhamdulillah, memang mereka pantas juara," ujarnya.
Letkol Taufan berharap ajang ini bisa memicu lahirnya bibit-bibit atlet berbakat di Nganjuk yang mampu bersaing di level lebih tinggi. Ia pun memastikan turnamen ini akan kembali diselenggarakan tahun depan.
Baca juga: Pemerintah Salurkan Bantuan 2 Juta Ton Beras hingga Akhir 2026, Ini Kriteria Warga yang Dapat
"Insyaallah akan kita adakan lagi, nanti sampai ketemu di Piala Dandim Cup Bola Voli tahun 2027," tegasnya.
Pertandingan sempat berlangsung menegangkan ketika Tim Bagor tertinggal 2-1 dari Putra Demang Gondang. Namun, motivasi dari manajemen terbukti menjadi kunci pembalik keadaan.
Manajer Tim Bagor, Prayogo, mengungkapkan rasa syukurnya atas raihan gelar juara satu tersebut. Ia membeberkan bahwa instruksi untuk bermain tanpa beban menjadi pembeda di babak penentuan.
"Final ini tadi benar-benar skornya mepet dan sempat mendebarkan. Tapi alhamdulillah tim kita bisa fokus dan akhirnya memenangkan kejuaraan ini," ungkapnya.
Baca juga: Harga Gabah Tembus 8.000, Petani Untung di Tengah Panen Raya Nganjuk
Meski sempat berada dalam posisi tertekan saat tertinggal 2-1, Prayogo meminta anak asuhnya untuk tidak memikirkan hasil akhir dan bertanding seoptimal mungkin.
"Kita sampaikan ke teman-teman bahwa kita sudah menang, mau juara satu atau dua. Jadi lepas saja mainnya, all out, tidak usah berpikiran kalah dan menang. Itu yang jadi motivasi," katanya.
Usai raihan trofi ini, pihak manajemen Bagor berkomitmen terus melakukan pembinaan berkelanjutan agar para atletnya bisa menembus kancah voli nasional.
Reporter: Yohanes Arberto
Editor : Zein Muhammad