Kabar Gembira, Frontage Road Buduran Sidoarjo Ditargetkan Rampung Desember 2026

Reporter : Ariyanto
Proyek frontage road ruas Buduran, Sidoarjo, yang ditargetkan rampung sebelum libur Tahun Baru 2027. (Dok. Humas Pemkab Sidoarjo).

selalu.id - Penyelesaian frontage road di ruas Buduran, Kabupaten Sidoarjo, memasuki tahap penting setelah Pemkab Sidoarjo menetapkan tenggat pembongkaran bangunan terakhir pada Senin (12/10/2026) mendatang.

Penyelesaian akses jalan sepanjang sekitar 350 meter itu dikejar agar bisa digunakan masyarakat sebelum libur Tahun Baru 2027.

Baca juga: Gandeng Bawaslu, Pemkab Sidoarjo Normalisasi Sungai dan RTH Jelang Musim Hujan

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo, Mohammad Machmud mengatakan, percepatan pembongkaran dilakukan melalui koordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan Kejaksaan Negeri Sidoarjo. Langkah tersebut diperlukan agar pekerjaan fisik jalan tidak kembali tertunda.

"Kami sudah melakukan rapat koordinasi secara komprehensif, baik dari pihak KAI, Kejaksaan, maupun tim teknis terkait. Dari hasil pertemuan tersebut, telah disepakati bahwa paling lambat pada hari Senin mendatang, bangunan terakhir ini sudah selesai dibongkar secara total," ungkapnya.

Machmud mengatakan, kesepakatan lintas instansi itu menjadi bagian dari percepatan penyelesaian proyek yang ditargetkan mendukung kelancaran arus kendaraan dari Waru menuju Kota Sidoarjo. 

Setelah bangunan dibongkar dan lahan dibersihkan, tim teknis akan melanjutkan penataan tanah sebagai persiapan fondasi konstruksi.

Tenggat pembongkaran tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam mengejar target penyelesaian proyek hingga akhir tahun. 

Pemkab Sidoarjo menjadwalkan pembersihan dan penataan lahan rampung pada awal Desember 2026, kemudian dilanjutkan pekerjaan konstruksi dan pengaspalan yang ditargetkan selesai pada pertengahan Desember.

Baca juga: Aturan Baru Sound Horeg di Sidoarjo

“Pemkab Sidoarjo memproyeksikan seluruh ruas jalan pendukung tersebut beroperasi secara penuh untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat menjelang libur Tahun Baru 2027,” kata Machmud, Jumat (9/10/2026).

Proyek frontage road Buduran memiliki panjang sekitar 350 meter dengan lebar badan jalan berkisar 7 hingga 8 meter. Pekerjaan teknis dibagi menjadi dua segmen utama, masing-masing sepanjang sekitar 150 meter.

Di tengah percepatan tersebut, persoalan aset juga menjadi bagian yang harus diselesaikan. Machmud menegaskan, seluruh material sisa pembongkaran akan dikembalikan kepada PT KAI sebagai pemilik resmi lahan.

Setelah pekerjaan konstruksi selesai, jalur tersebut diharapkan bisa segera menjalani uji coba sebelum dibuka untuk operasional penuh. Tahapan ini menjadi penentu agar jalan dapat dimanfaatkan sesuai target menjelang pergantian tahun.

Baca juga: Bawa Ayam Krispi Isi Sabu ke Lapas Porong, Nenek asal Surabaya Diamankan

“Setelah itu, uji coba dan perasional penuh diharapkan bisa sebelum libur Tahun Baru,” ujarnya.

Kehadiran frontage road Buduran diharapkan menambah kapasitas akses lalu lintas di koridor Waru–Sidoarjo, yang kerap mengalami kepadatan pada jam sibuk maupun akhir pekan. 

Namun, manfaat proyek tersebut akan bergantung pada ketepatan penyelesaian pekerjaan dan kesiapan jalan sebelum dibuka untuk umum.

"Dengan selesainya pengerjaan sesuai target, saat libur Tahun Baru mendatang masyarakat sudah bisa memanfaatkan jalur ini secara penuh dari arah Waru langsung menuju Sidoarjo tanpa hambatan," tandas Machmud.

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru