Jumat, 09 Okt 2026 20:43 WIB

Dishub Kota Mojokerto Sabet 2 Penghargaan dalam Pelayanan Publik

Kepala Dinas Perhubungan Kota Mojokerto, Mochammad Hekamarta Fanani saat menerima penghargaan dari Kemenhub RI . (Dok. Pemkot Mojokerto for selalu.id).
Kepala Dinas Perhubungan Kota Mojokerto, Mochammad Hekamarta Fanani saat menerima penghargaan dari Kemenhub RI . (Dok. Pemkot Mojokerto for selalu.id).

selalu.id - Kota Mojokerto meraih dua penghargaan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) atas upaya pengembangan sektor transportasi.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mojokerto sebagai Kolaborator Terbaik Kegiatan Normalisasi Kendaraan Bermotor serta untuk kategori Angkutan Pelajar Gratis yang Inovatif dan Inklusif.

Baca Juga: Top 5 Berita: Mobil Cinta hingga Aturan SHS yang Ribet

Penghargaan diterima langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Mojokerto, Mochammad Hekamarta Fanani, dalam kegiatan East Java Land Transport Meeting (EJLTM) 2026 di Wyndham Hotel Surabaya, Jumat (9/10/2026).

Hekamarta menyampaikan melalui pelayanan uji berkala kendaraan bermotor tanpa dipungut biaya, pemerintah memberikan kemudahan bagi pemilik kendaraan yang wajib menjalani pengujian untuk memastikan kendaraannya memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.

“Layanan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban biaya pemilik kendaraan sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pemeriksaan kondisi kendaraan secara berkala," katanya.

"Uji berkala juga menjadi langkah preventif untuk mendeteksi potensi gangguan teknis lebih dini sehingga dapat ditangani sebelum menimbulkan risiko di jalan. Dengan demikian, manfaat layanan ini tidak hanya dirasakan pemilik kendaraan, tetapi juga masyarakat luas melalui terciptanya transportasi darat yang lebih tertib dan berkeselamatan,” tambah Hekamarta.

Baca Juga: Dua Curanmor Dibekuk saat Hendak Beraksi di Mojokerto

Sementara itu, untuk penyediaan layanan bus sekolah gratis menjadi salah satu inovasi unggulan Pemerintah Kota Mojokerto yang tidak hanya menunjang sektor pendidikan, tetapi juga membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat.

“Bus sekolah gratis ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk memberikan kemudahan akses transportasi bagi pelajar. Tidak hanya menunjang pendidikan di Kota Mojokerto, program ini juga diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran keluarga, khususnya untuk kebutuhan transportasi anak-anak menuju dan pulang dari sekolah,” jelasnya.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Mojokerto untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan transportasi yang aman, nyaman, dan inklusif. Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan serta mendorong inovasi pelayanan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” sambung Hekamarta.

Baca Juga: Pemotor Tewas Gegara Bersenggolan dengan Motor di Mojokerto

Melalui partisipasi dalam East Java Land Transport Meeting (EJLTM) 2026 yang mengusung tema “Menuju Zero ODOL 2027 dan Transportasi Darat yang Berkeselamatan”, Pemerintah Kota Mojokerto siap mendukung terwujudnya Zero ODOL 2027.

Ini dilakukan agar terwujudnya transportasi darat yang tertib, aman, dan berkeselamatan, sekaligus menghadirkan layanan transportasi yang inovatif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Ingin Nikmati Sunset Sambil BBQ-an, Vasa Hotel Surabaya Bisa jadi Pilihan

Para tamu diajak menikmati suasana malam Surabaya sembari menyantap aneka hidangan panggang yang disajikan secara segar dengan aroma smoky yang khas.

Gandeng Dinkes Surabaya, Midtown Hotels Bekali 44 Warga Binaan Keterampilan Bisnis Kopi

Donny Manuarva mengatakan bahwa pelatihan racik kopi ini diproyeksikan menjadi batu loncatan awal menuju kemandirian finansial peserta.

Kapolda Jatim Irjen Dekananto: Polri Harus Dekat dengan Masyarakat!

Ke depannya, Deka menegaskan seluruh jajaran Polda Jatim harus lebih dekat dan bergandengan tangan dengan masyarakat. 

Kabar Gembira, Frontage Road Buduran Sidoarjo Ditargetkan Rampung Desember 2026

Penyelesaian akses jalan sepanjang sekitar 350 meter itu dikejar agar bisa digunakan masyarakat sebelum libur Tahun Baru 2027.

DPRD Jatim Sentil Pemprov, PPPK Paruh Waktu jangan Terus Digantung Nasibnya!

DPRD Jatim juga menuntut adanya mekanisme keberatan yang jelas bagi pegawai yang merasa hasil evaluasinya tidak akurat.

Gandeng Bawaslu, Pemkab Sidoarjo Normalisasi Sungai dan RTH Jelang Musim Hujan

Penanaman manggis ini juga membawa pesan mengenai pentingnya menjaga integritas dalam penyelenggaraan pengawasan pemilu.