selalu.id - Kerugian negara akibat aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) terus membengkak.
Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Ditjen Gakkum) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkap, diperkirakan ada sekitar 150 ton emas ilegal yang saat ini beredar bebas di pasar dalam negeri.
Baca juga: Tambang Pasir Diduga Ilegal di Kediri Dikeluhkan Warga: Dekat Lahan Petani, Rusak Lingkungan
Direktur Jenderal Gakkum ESDM, Rilke Jeffri Huwae, menegaskan bahwa emas ilegal tersebut bukan berasal dari satu lokasi saja, melainkan hasil akumulasi dari kantong-kantong tambang liar yang menjamur di berbagai wilayah Tanah Air.
"Itu kan spotnya bukan satu. Jadi secara nasional dibilang ada 150 ton, tapi itu kan tersebar semua di Indonesia," sebut Jeffri kepada wartawan usai kegiatan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Jeffri menjelaskan, penanganan PETI saat ini menjadi fokus serius, termasuk yang terdeteksi di Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatra Utara, wilayah yang berdekatan dengan area operasi PT Agincourt Resources.
Pihaknya mengaku tak menghitung secara spesifik volume emas dari tiap titik karena sebarannya yang sangat luas.
Baca juga: Bareskrim Polri Sita Kantor PT SJU di Sidoarjo dalam Kasus Aliran Emas Ilegal
Data tak kalah mengejutkan datang dari Indonesian Mining Institute (IMI). Chairman IMI, Irwandy Arif, mencatat produksi emas dari tambang ilegal nasional bisa menembus 120 ton per tahun.
Jumlah ini terbilang fantastis karena hampir mendekati total produksi emas legal Indonesia yang berada di kisaran 160 ton per tahun.
"Besar sekali ini aset nasional yang tidak mau bayar pajak, tidak beri penerimaan negara. Padahal permintaan emas makin besar dan prospek industri kita sangat baik," tegas Irwandy, Jumat (30/1/2026).
Baca juga: Bareskrim Polri Sita 60 Kg Emas Ilegal dari Perusahaan di Jatim, Tiga Orang Ditetapkan Tersangka
Berdasarkan laporan Kementerian ESDM yang dikutip IMI, mayoritas aktivitas PETI di Indonesia memang menyasar komoditas emas.
Dari total pemetaan nasional, tercatat sedikitnya 1.221 lokasi PETI emas yang beroperasi tanpa menyetor rupiah sedikit pun ke kas negara.
Editor : Zein Muhammad