Tega, Ibu Ajak Anak Kandung Threesome Sama Kekasihnya di Sidoarjo

Reporter : Ariyanto
Kedua pelaku saat di Polresta Sidoarjo. (Istimewa)

selalu.id - Seorang ibu tega mengajak anaknya yang masih di bawah umur melakukan tindakan asusila threesome bersama kekasihnya yang sudah berusia 59 tahun.

Pelaku yakni MT (41) warga Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo yang tidak lain ibu kandung korban Mawar (nama samaran) yang berusia 15 tahun. Sementara kekasih MT ialah JR yang juga warga Kecamatan Taman.

Baca juga: HUT ke-81 PMI, Pemkab Sidoarjo Beri Apresiasi Ratusan Pendonor Darah

Perbuatan ini dilakukan pelaku selama tiga tahun sejak korban duduk di bangku kelas VI sekolah dasar hingga kelas IX sekolah menengah pertama (SMP).

Tak hanya Mawar yang menjadi korban threesome, keponakan dari MT juga dijadikan pelampiasan seksual tak biasa ini. Kini pelaku MT dan JR sudah diamankan oleh Satreskrim PPA dan TPPO Polresta Sidoarjo.

"Pada saat itu seorang ibu memiliki pacar. Kemudian pacarnya ini melakukan perbuatan asusila terhadap anaknya. Bahkan mereka juga pernah bermain threesome antara ibu dan anaknya ini," kata Kasat Reskrim PPA dan TPPO Polresta Sidoarjo Kompol Rohmawati Lailah, Sabtu (19/9/2026).

Baca juga: Antisipasi Penyakit Zoonosis, DPPP Sidoarjo Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Ia menambahkan, pelaku JR diketahui sehari-hari bekerja sebagai operator ojek online. Kasus tersebut akhirnya terbongkar setelah salah satu korban merasa malu dan tertekan ketika rekan-rekannya mengetahui foto korban bersama JR. Korban kemudian menceritakan kejadian tersebut kepada anggota keluarganya.

Keluarga korban selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Setelah melakukan penyelidikan, petugas mengamankan kedua tersangka.

"Untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut, kedua tersangka saat ini kami amankan di tahanan Polresta Sidoarjo," tegas Rohmawati.

Baca juga: Jargas APBN Capai 29 Ribu Sambungan di Sidoarjo, Pemasangan Dipastikan Gratis

Sementara itu, kedua korban telah dikembalikan kepada keluarga dan akan mendapatkan pendampingan. Polisi menyebut keduanya mengalami trauma akibat peristiwa tersebut.

“Kedua korban mengalami trauma sehingga kami kembalikan kepada keluarga untuk mendapatkan pembinaan dan pendampingan, termasuk pemulihan kondisi psikologisnya,” pungkasnya.

Editor : Achmad Supriyadi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru