Duka Keluarga M Suud, Sopir Truk asal Mojokerto yang Hilang dalam Musibah KM Virgo Transport 8

Reporter : Achmad Supriyadi
Wariyeb, mertua M Suud saat menunjukkan foto menantunya itu. (Foto: Supri/selalu.id).

selalu.id - Duka mendalam menyelimuti keluarga M Suud (41), warga Desa Mojokembang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Sopir truk tersebut menjadi salah satu korban hilang dalam insiden tenggelamnya Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026).

Baca juga: Gudang Produksi Pintu di Mojokerto Ludes Terbakar, Kerugian Rp200 Juta

M Suud berangkat ke Kalimantan untuk mengantarkan muatan paket mesin lift bersama kernetnya, Saiful Nurudin, warga Desa Jatijejer, Kecamatan Trawas. Keduanya bertolak dari Mojokerto sejak Jumat (11/9/2026).

Namun, pelayaran kapal bermanifest 243 orang tersebut berujung musibah. Dua hari selepas keberangkatan, KM Virgo Transport 8 dikabarkan karam di tengah perairan.

Mertua M Suud, Wariyeb, mengonfirmasi kabar musibah tersebut. Saat ini keberadaan serta nasib menantunya masih belum dipastikan.

"Istrinya bersama anaknya, didampingi Pak Lurah, sudah berangkat ke Surabaya untuk memantau langsung pencarian," ujar Wariyeb kepada selalu.id, Senin (14/9/2026).

Wariyeb menceritakan, Suud sempat berpamitan kepada sang istri sebelum berangkat kerja. Informasi kecelakaan tersebut diterima pihak keluarga saat ia tengah berziarah.

Baca juga: Elf Bawa Rombongan dari Bojonegoro Rem Blong di Pacet, 4 Orang Patah Kaki-Tangan

"Pamitnya ke istri mau muat paket ke Kalimantan. Kemarin hari Minggu, saat saya ziarah di Gunung Tidar, keluarga di rumah mengabari kalau kapal yang ditumpangi Suud tenggelam," terangnya.

Kepastian M Suud berada di dalam kapal diperkuat oleh kesaksian sang kernet, Saiful Nurudin, yang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat ke Banjarmasin.

Kepada keluarga, Saiful mengaku sempat terpisah dari Suud saat detik-detik kapal mulai tenggelam.

Baca juga: POPDA dan Peparpeda 2024 Dongkrak Prestasi, Kota Mojokerto Bidik 10 Besar

Hingga kini, nama M Suud dan seorang warga Kabupaten Mojokerto lainnya bernama Munawi masih tercatat dalam manifes penumpang dan berada dalam daftar pencarian (SAR).

Pihak keluarga hanya bisa berharap ada keajaiban bagi keberadaan ayah dua anak tersebut.

"Harapan keluarga, Suud bisa segera ditemukan dalam keadaan apa pun. Mudah-mudahan Allah masih mempertemukan kami," tutur Wariyeb.

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru