selalu.id - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Ahmad Sruji Bahtiar, meninjau langsung pelaksanaan babak final Mini Drama Competition tingkat Provinsi Jatim di Lingkungan Kanwil Kemenag Jatim, Selasa (1/9/2026).
Kompetisi bahasa Inggris jenjang MI, MTs, dan MA tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian semarak EXPO Madrasah Jawa Timur 2026.
Baca juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026
Mengusung tema utama "Bridging Eras: Global Heritage and Green Action on Stage", ajang ini dirancang untuk mengasah kemampuan Bahasa Inggris para siswa melalui seni pertunjukan, sekaligus menumbuhkan kecintaan pada budaya lokal dan kepedulian lingkungan.
Dalam kunjungannya, Kakanwil Kemenag Jatim mengapresiasi tinggi keberanian serta kreativitas para finalis yang tampil percaya diri di atas panggung menggunakan bahasa internasional.
"Kalau kita mempunyai ilmu yang banyak, mempunyai kompetensi yang banyak, tetapi tidak mampu menyampaikannya dengan bahasa yang baik dan benar, maka apa yang kita sampaikan tidak akan bisa diserap oleh anak-anak," kata Bahtiar.
Ia menggarisbawahi bahwa penguasaan bahasa asing bukan sekadar alat komunikasi, melainkan sarana penting untuk membangun hubungan, memahami dinamika global, dan menyebarkan ilmu pengetahuan.
"Perdalam kemampuan bahasa kita. Karena siapa yang menguasai bahasa suatu kaum, maka dia akan aman dari tipu daya mereka. Kuasai bahasa, maka kita akan lebih mudah menguasai lingkungan dan membangun komunikasi," tegas Bahtiar.
Kompetisi ini berlangsung ketat. Sebelum menembus babak final secara luring di Kantor Wilayah Kemenag Jatim, sebanyak 547 regu dari berbagai daerah bertanding di babak penyisihan daring.
Dari proses seleksi tersebut, hanya 10 regu terbaik dari masing-masing jenjang yang berhak tampil di babak puncak.
Setiap regu yang terdiri dari lima siswa dituntut membawakan cerita sesuai sub-tema jenjang masing-masing.
Jenjang MI mengusung sub-tema "A Modern Story about Environmental Conservation", MTs membawakan "Indonesian Folktale", sedangkan jenjang MA menampilkan "International Folktale".
Penilaian juri berpatokan pada empat aspek utama: pemahaman drama dan kesesuaian tema, ekspresi penampilan, kreativitas pendukung, serta aspek kebahasaan yang memegang bobot terbesar sebesar 30 persen (pronunciation, grammar, fluency, dan vocabulary).
Berikut daftar lengkap pemenang Final Mini Drama Competition Jawa Timur 2026:
1. Tingkat Madrasah Aliyah (MA)
Juara 1: MAN 1 Banyuwangi
Juara 2: MAN 1 Jember
Juara 3: MAN Insan Cendekia Pasuruan
Baca juga: Kemenag Jatim Apresiasi Gotong Royong Warga Jombang di Muktamar ke-35 NU
Juara Harapan 1: MAN 6 Jombang
Juara Harapan 2: MAN 1 Bojonegoro
Juara Harapan 3: MAN 1 Lamongan
2. Tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs)
Juara 1: MTsN 1 Kota Malang
Juara 2: MTsN 4 Tulungagung
Juara 3: MTsN 5 Jombang
Juara Harapan 1: MTsN 1 Sidoarjo
Juara Harapan 2: MTsN Kota Batu
Baca juga: Momen Kakanwil Kemenag Jatim Pimpin Doa untuk Korban Bencana di NTT hingga Sulteng
Juara Harapan 3: MTsN 9 Kediri
3. Tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI)
Juara 1: MI Al Azhar Bandung Tulungagung
Juara 2: MIN 1 Kota Malang
Juara 3: MIN 4 Madiun
Juara Harapan 1: MIN 1 Lamongan
Juara Harapan 2: MIN 1 Kota Madiun
Juara Harapan 3: MIN 3 Bondowoso.
Editor : Zein Muhammad