Gempa NTT Bikin Kiriman Uang Mahasiswa di Surabaya Tersendat, PDIP Buka Posko Bantuan

Reporter : Ade Resty
Posko Bantuan DPC PDIP Surabaya (dok.ist)

selalu.id -1 Dampak gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) ikut dirasakan mahasiswa asal daerah tersebut yang sedang menempuh pendidikan di Surabaya.

Bukan hanya kabar keluarga yang sulit didapat, sebagian mahasiswa kini menghadapi persoalan biaya hidup dan kuliah setelah kiriman uang dari orang tua mereka terganggu akibat jaringan komunikasi dan pasokan listrik di wilayah terdampak bencana.

Baca juga: Naikkan Standar Kompetisi, Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan Teknologi VAR

Kondisi tersebut menjadi perhatian DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya. Dipimpin Ketua DPC PDIP Surabaya yang juga Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, partai tersebut menyalurkan ratusan paket sembako kepada mahasiswa asal NTT melalui kegiatan bakti sosial bersama Forum Komunikasi Pemuda NTT (FKP NTT) Surabaya, Sabtu (22/8/2026).

Armuji mengatakan, bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong kader PDIP Surabaya untuk membantu mahasiswa yang terdampak secara tidak langsung oleh bencana di kampung halaman.

“Kami melihat banyak keluarga mahasiswa di NTT yang terdampak gempa. Komunikasi terhambat, listrik padam, aktivitas ekonomi juga terganggu. Karena itu kami berinisiatif bergotong royong mengumpulkan bantuan sembako untuk meringankan beban adik-adik mahasiswa yang sedang kuliah di Surabaya,” ujar Armuji.

Menurut Armuji, kondisi mahasiswa perantauan juga perlu mendapat perhatian karena mereka berada jauh dari keluarga ketika bencana terjadi.

Karena itu, DPC PDIP Surabaya tidak hanya memberikan bantuan sembako. Mereka juga menyiapkan posko di kantor partai di kawasan Jalan Stail, Surabaya.

Mahasiswa asal NTT yang membutuhkan bantuan maupun ingin mendapatkan dukungan moril dipersilakan datang ke posko tersebut.

“Sebagai kepala daerah dan Ketua DPC PDIP Surabaya, saya merasa bertanggung jawab terhadap adik-adik yang datang jauh dari NTT untuk menempuh pendidikan di Surabaya. Jika ada kebutuhan atau kesulitan, silakan berkomunikasi dengan kami,” tegasnya.

Armuji menambahkan, kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa NTT.

Baca juga: Soal Foto Armuji Tak Dipasang di Poster Soekarno Cup 2026, Begini Jawaban Halus Panitia

Sementara itu, Sekretaris Wilayah Forum Pemuda NTT, Filmon Lai, mengatakan dampak gempa masih dirasakan di sejumlah wilayah Flores. Gempa susulan disebut masih terjadi di kawasan Nagekeo, Ende, Manggarai hingga Maumere.

Kondisi tersebut turut berdampak pada mahasiswa NTT di Surabaya. Menurut Filmon, sebagian orang tua mahasiswa terdampak langsung sehingga pengiriman biaya kuliah dan kebutuhan sehari-hari menjadi tersendat.

“Banyak mahasiswa yang orang tuanya terdampak langsung. Komunikasi masih putus-sambung karena listrik padam. Otomatis pengiriman biaya kuliah dan kebutuhan hidup juga terganggu, apalagi sekarang mendekati masa pengisian KRS untuk semester baru,” katanya.

Filmon menyebut bantuan yang diberikan PDIP Surabaya menjadi penting bagi mahasiswa yang sedang menghadapi ketidakpastian. Menurutnya, perhatian tersebut bukan hanya soal bantuan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dukungan moral bagi mahasiswa yang keluarganya berada di wilayah terdampak bencana.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Armuji dan DPC PDIP Surabaya yang hadir dan memikirkan kondisi mahasiswa NTT. Ini bukan hanya bantuan materi, tetapi juga dukungan moral bagi kami,” ujarnya.

Baca juga: Ketika Foto Armuji Tak Dimasukkan dalam Poster Soekarno Cup 2026, Ada Apa dengan PDIP?

Selain bantuan jangka pendek, Forum Pemuda NTT berharap pemerintah dapat mempertimbangkan stimulus atau keringanan biaya pendidikan bagi mahasiswa yang keluarganya terdampak gempa.

Mereka juga berharap pemerintah pusat memperkuat perhatian terhadap pemulihan masyarakat di wilayah NTT yang terdampak bencana.

Armuji pun mengajak masyarakat Surabaya ikut menunjukkan solidaritas kepada warga NTT.

“Yang terpenting saat ini adalah keselamatan warga. Kami berdoa agar saudara-saudara kita di NTT diberi kekuatan, kesehatan, dan kondisi di sana segera pulih kembali,” pungkasnya.

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru