Brio Ludes Terbakar usai Hantam Truk di Tol Sumo: Satu Balita Tewas, 3 Lainnya Terluka

Reporter : Zein Muhammad
Penampakan mobil Brio yang ludes terbakar usai terlibat kecelakaan di Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo). (Dok. PJR Polda Jatim).

selalu.id - Kecelakaan maut terjadi di Tol Surabaya–Mojokerto (Sumo) KM 737+200/B pada Minggu (16/8/2026) malam.

Sebuah mobil Honda Brio bernopol L 1087 RT menghantam bagian belakang truk pengangkut gas alam (CNG) bernopol M 8604 UV hingga menyebabkan kebakaran hebat.

Baca juga: Adu Banteng Dua Motor Terjadi di Mojokerto, 3 Nyawa Melayang di TKP

Insiden tragis ini menewaskan seorang balita berusia 5 tahun bernama Gibran di lokasi kejadian. Sementara sang pengemudi Honda Brio, Hafidz (31), warga Kota Baru Driyorejo, mengalami luka berat.

Dua penumpang lainnya, Diandra Riski Sagita (30) dan Kelvin Saraqil Azhar (4), menderita luka ringan.

Kanit PJR III Polda Jatim, AKP Sudirman, menjelaskan kecelakaan maut ini bermula saat truk CNG yang disopiri Ahis Amirul Ula (23) bersama Novan Agus Setiawan (27), melaju pelan di lajur lambat dari arah Dupak menuju Driyorejo.

Baca juga: Dua Motor Tabrakan di Kebontunggul Mojokerto, 3 Orang Tewas dan Satu Kritis

Setibanya di KM 737+200/B, melaju mobil Brio dari arah belakang dengan rute Trawas menuju Driyorejo. Diduga pengemudi Brio mengantuk sehingga menabrak bagian belakang truk yang berada di depannya.

Kerasnya benturan menimbulkan percikan api yang dengan cepat menyambar dan membakar habis bodi mobil Honda Brio. Kedua kendaraan baru terhenti di bahu jalan dengan posisi menghadap ke barat.

"Hasil penyelidikan sementara bahwa kurangnya antisipasi akibat ngantuk menjadi pemicu utama kecelakaan. Untuk kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp100 juta. Sedangkan sarana fasilitas tol dilaporkan nihil kerusakan," kata Sudirman, Senin (17/8/2026).

Baca juga: Truk, Mobil, dan Motor Tabrakan di Mojokerto, Satpam Koperasi jadi Korban Meninggal Dunia

Atas kejadian ini, pihaknya mewanti-wanti para pengguna jalan tol untuk tidak memaksakan diri saat mengemudi dalam kondisi lelah.

"Kami mengimbau masyarakat yang melintas di jalan tol, apabila merasa capek atau mengantuk, segera beristirahat di rest area terdekat. Jangan memaksakan diri demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," tegas Sudirman.

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru