selalu.id - Dua dari lima korban ledakan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Anak Cerdas Berkualitas Group kini dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar lantaran mengalami luka bakar hingga 90 persen.
Korban yang dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya adalah korban yang sempat dirawat di RS Gatoel, Kota Mojokerto.
Baca juga: SPPG di Medali Mojokerto Meledak, Lima Orang Terbakar
Mereka adalah Edy Suyanto warga Dusun Kalijaring, Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, dan Quinlan warga Dusun Clangap, Desa Mlirip, Kecamatan Jetis.
Keduanya merupakan teknisi dan dirawat di RS Gatoel Kota Mojokerto lantaran mengalami luka bakar 40 persen.
Kemudian Piter Nando, warga asal Porong, Kabupaten Sidoarja kini dirawat di RS Sakinah karena luka bakar 60 persen.
Dua korban lain yakni Maulin Nikmah dan Robiatul Adawiyah, keduanya warga Dusun Medali, Desa Medali, Kecamatan Puri. Keduanya merupakan karyawan di SPPG tersebut.
Baca juga: Bocah SD Tewas Tenggelam di Sungai Sudimoro Mojokerto
Kepala Puskesmas Puri, Nurul Maslichana mengatakan satu korban yang dirawat di RS Gatoel harus dirujuk ke Surabaya dan satunya masih menjalani perawatan.
"Kemarin sudah dibawa ke rumah sakit, ada yang dibawa ke rumah sakit Gatoel ada yang dibawa ke rumah sakit Sakinah. Yang di rumah sakit Gatoel, pagi tadi ada satu yang sudah dirujuk ke Soetomo, yang satunya perawatan di OK di rumah sakit Gatoel. Dirujuk karena ya lukanya 90 persen," katanya, Jumat (14/8/2026).
Nurul menambahkan, sementara untuk tiga korban dibawa ke RS Sakinah. Satu masih menjalani perawatan dan dua korban lainnya sudah diperbolehkan pulang atau MRS.
Baca juga: Dua Motor Tabrakan di Kebontunggul Mojokerto, 3 Orang Tewas dan Satu Kritis
"Dua korban langsung rawat jalan, boleh pulang. Yang satu masih MRS di Sakinah, masih dalam perawatan di rumah sakit Sakinah yang rawat jalan, ini untuk tindak lanjut," ungkapnya.
Menurut Nurul, kemungkinan besar korban yang dirawat di RS Sakinah juga akan dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar lantaran korban mengalami luka bakar 65 persen.
"Satunya, yang agak banyak di Sakinah, itu juga ada 65 persen. Rencana mau dirujuk juga. Tapi masih belum tahu dirujuk ke mana. Belum dapat info. Informasinya kan dia sudah mempunyai BPJS. Yang ada juga yang sudah mempunyai BPJS ketenagakerjaan dari perusahaan," jelas Nurul.
Editor : Zein Muhammad