TPK Bagendang Edukasi Bahaya Blind Spot dan Salurkan APD untuk Pekerja Pelabuhan

Reporter : Dony Maulana
TPK Bagendang Edukasi Bahaya Blind Spot dan Salurkan APD untuk Pekerja Pelabuhan. (Dok. TPS for selalu.id).

selalu.id - PT Pelindo Terminal Petikemas melalui Terminal Peti Kemas (TPK) Bagendang terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan pelabuhan. 

Komitmen ini diwujudkan melalui penyelenggaraan "Sosialisasi Penguatan Implementasi K3: Pencegahan Risiko Blind Spot" yang dirangkaikan dengan penyerahan 30 paket Alat Pelindung Diri (APD) gratis kepada Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Karya Bahari Sampit Unit Stripping dan Stuffing Bagendang, pada Kamis 30 Juli 2026.

Baca juga: Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional

Area pelabuhan memiliki dinamika dan risiko kecelakaan kerja yang tinggi. Tingginya intensitas pergerakan alat berat bongkar muat seperti reach stacker, rubber tyred gantry, side loader, hingga truk kontainer memunculkan potensi bahaya, salah satunya adalah blind spot atau titik buta pengemudi. 

Oleh karena itu, pemahaman mendalam mengenai area blind spot menjadi aspek krusial untuk mencegah insiden dan mewujudkan target Zero Accident (Nihil Kecelakaan Kerja).

Terminal Head Petikemas Bagendang Bumiharjo, Akhmad Fajar, menegaskan bahwa keselamatan kerja adalah tanggung jawab bersama dan harus menjadi DNA bagi seluruh insan pelabuhan.

"Keselamatan pekerja merupakan prioritas utama yang tidak dapat ditawar. Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan seluruh rekan-rekan TKBM memahami dengan baik potensi bahaya di lapangan, khususnya risiko mematikan yang ditimbulkan oleh area blind spot alat berat," ungkapnya, Selasa (4/8/2026).

Fajar mengatakan, selain edukasi, penyerahan 30 paket APD ini adalah bentuk komitmen nyata dan kepedulian perusahaan dalam memberikan perlindungan maksimal. 

Baca juga: Dukung Aktivitas Ekonomi Masyarakat, TPK Perawang Serahkan Bantuan Tenda Lipat untuk UMKM

"Kami ingin setiap aktivitas operasional berlangsung aman, sehingga seluruh pekerja dapat kembali ke rumah dan berkumpul bersama keluarga dengan selamat," ujarnya.

Langkah proaktif TPK Bagendang ini mendapatkan apresiasi positif dari para pekerja di lapangan. Mandor TKBM Unit Stripping dan Stuffing Bagendang, Muladi, menyatakan bahwa edukasi ini memberikan dampak langsung terhadap cara kerja mereka sehari-hari.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Manajemen TPK Bagendang atas edukasi dan bantuan 30 paket APD ini. Materi mengenai risiko blind spot sangat relevan dengan keseharian kami, sehingga sangat membantu meningkatkan kehati-hatian kami saat bekerja di dekat alat berat," jelasnya.

Baca juga: Pelindo Terminal Petikemas Raih Dua Penghargaan dalam Ajang Green and Smart Port 2026

"APD yang diberikan juga langsung kami gunakan sebagai perlengkapan wajib dalam setiap kegiatan stripping dan stuffing," tambah Muladi.

Ke depan, TPK Bagendang berharap sinergi yang solid antara perusahaan, tenaga kerja, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus terjaga. 

Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem kerja pelabuhan yang lebih aman dan produktif sekaligus mempertegas posisi PT Pelindo Terminal Petikemas sebagai operator pelabuhan yang mengedepankan standar keselamatan.

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru