selalu.id - Misteri penemuan mayat seorang wanita di dalam sumur tengah lahan pohon sengon, di Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo terbongkar.
Mayat misterius tersebut diketahui bernama Siti Munawaroh (26), warga Dusun Raab, Desa Bantaran, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo. Pihak kepolisian telah memastikan mayat tersebut merupakan korban pembunuhan.
Baca juga: Mayat Perempuan dalam Sumur Diduga Korban Pembunuhan, Kenal Pelaku dari Aplikasi Perjodohan
Tak butuh waktu lama setelah hasil autopsi keluar, tim gabungan Satreskrim Polres Probolinggo dan Unit Reskrim Polsek Kraksaan berhasil menangkap dua terduga pelaku berinisial R dan H, warga Desa Alaskandang, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo. Dari hasil penyelidikan sementara, korban diduga dibunuh setelah bertemu dengan pelaku yang dikenalnya melalui aplikasi perjodohan.
Kapolres Probolinggo AKBP Wahyudin Latif membenarkan bahwa identitas mayat perempuan yang ditemukan di dalam sumur tersebut telah terungkap dan dipastikan sebagai korban pembunuhan.
"Iya, Alhamdulillah sudah terungkap. Hasil dari peran semua pihak, tentunya media yang gencar memberitakan. Saat ini tim masih terus melakukan penyelidikan dan pengembangan," kata AKBP Wahyudin Latif, Sabtu (4/7/2026) pagi.
Menurutnya, kepastian tersebut diperoleh setelah penyidik menerima hasil autopsi dan menggabungkannya dengan serangkaian penyelidikan di lapangan.
Baca juga: Mayat Misterius dalam Sumur di Probolinggo Itu Wanita, Korban Pembunuhan?
"Berdasarkan hasil autopsi dan penyelidikan di lapangan, jasad wanita tersebut merupakan korban pembunuhan. Pelaku sudah kami amankan. Saat ini keduanya masih menjalani proses pemeriksaan di Polres," ujarnya.
Kapolres menambahkan, penyidik masih menyelaraskan hasil pemeriksaan kedua pelaku dengan hasil autopsi dari tim forensik.
"Hasil autopsi sudah keluar dan tim masih terus bekerja untuk memastikan apakah ada pelaku lain atau tidak," imbuhnya.
Baca juga: Geger, Mayat Misterius Ditemukan dalam Sumur di Lahan Sengon Probolinggo
Untuk sementara, polisi telah menetapkan dua orang sebagai pelaku yang diamankan, dan saat ini masih menjalani pemeriksaan secara intensif.
Meski kasus telah berhasil diungkap, pihaknya belum menggelar konferensi pers karena masih melengkapi administrasi dan prosedur penyidikan.
"Nanti teknisnya akan disampaikan oleh Kasat Reskrim. Yang terpenting saat rilis nanti jangan sampai ada kekeliruan administrasi maupun prosedur. Jadi rilis akan dilakukan setelah seluruh persyaratan, administrasi, dan proses penyidikan benar-benar siap," tegasnya.
Editor : Redaksi