Sederet Komitmen Pemprov Jatim dalam Dukung Perkembangan Industri Konstruksi

Reporter : Mohammad Rofik
Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak saat hadiri pengukuhan Forum Jasa Kontruksi Pemprov Jatim Periode 2026-2029. (Dok. Humas Pemprov Jatim).

selalu.id - Padatnya agenda yang dihadiri membuat Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sakit. Wakilnya, Emil Elestianto Dardak pun menyampaikan maaf.

Itu diungkapkan Emil saat pengukuhan Forum Jasa Kontruksi Pemprov Jatim Periode 2026-2029, Selasa (9/6/2026).

Baca juga: Pesan Khusus hingga Apresiasi DPRD usai Pemprov Jatim Raih Opini WTP 11 Kali

"Karena musim pancaroba dan banyaknya agenda yang harus dihadiri oleh Ibu Gubernur, sehingga beliaunya sedikit ada kendala pada kesehatan yang mempengaruhi pita suaranya," ungkapnya.

Karena mengalami kondisi itu, Emil mengaku diminta untuk menyampaikan sambutan. Pada hari ini, Gubernur Khofifah juga disebut ada tiga agenda yang harus dihadiri yang sebelumnya melakukan rapat Paripurna di DPRD Jatim.

"Tadi kami juga harus menghadiri rapat Paripurana. Namun karena kecintaan beliaunya pada forum jasa kontruksi ini, beliaunya tetap hadir di sini," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Emil mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur komitmen untuk terus mendukung perkembangan industri konstruksi, termasuk jasa konstruksi, sebagai salah satu pilar penggerak ekonomi daerah.

Pemprov Jatim menyampaikan selamat atas dikukuhkannya Forum Masyarakat Jasa Konstruksi Provinsi Jawa Timur.

Dukungan ini juga sejalan dengan komitmen yang disampaikan oleh Wakil Ketua DPP Gapeksindo mengenai pentingnya peran Jawa Timur dalam mendukung pembangunan infrastruktur baru di Nusantara.

Baca juga: Awas! Ada Razia Kendaraan Besar-besaran di Surabaya hingga Akhir Tahun 2026

​"Hari ini kita melihat industri konstruksi, inovasinya, teknologinya, ini akan didisplay kepada masyarakat. Dan ini membawa konstruksi yang semakin ramah lingkungan, efisien, dan tentunya memberikan keselamatan yang lebih baik kepada masyarakat," katanya.

​Emil memaparkan bahwa sektor konstruksi memiliki kontribusi yang sangat signifikan, yakni menyumbang hampir 10 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Timur.

"Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen penuh memberikan dukungan agar manfaat dari sektor ini dapat berputar demi kemajuan masyarakat Jawa Timur," ujarnya.

​Pemprov Jatim juga mengapresiasi sinergi yang dilakukan oleh pihak jasa kontruksi sebagai modal dasar kemajuan daerah.

Baca juga: Demi Dongkrak Daya Beli, Pemprov Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp32,16 Miliar di Ngawi 

Namun, terkait proses pengadaan atau tender, Emil mengingatkan agar iklim kompetisi yang sehat tetap dijaga demi mendapatkan kualitas dan harga terbaik, baik di sektor pemerintahan, swasta, maupun BUMN.

​"Bersaing, bertanding, dan bersanding bisa berjalan bersama demi kemajuan bangsa. Begitu pula untuk memajukan Jawa Timur. Jadi dalam hal bersaing harga untuk tender itu tidak jauh berbeda dengan politik, setelah bersaing harus bersanding," tegasnya.

"Maka pelaku industri yang ada di Jawa Timur harus bisa bersanding pada waktunya dan bertanding untuk memberikan nilai tambah kepada masyarakat," tambah Emil.

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru