selalu.id - Prosesi sakral Yadnya Kasada Suku Tengger Semeru 2026 di Pure Luhur Paten lereng Gunung Bromo Kabupaten Probolinggo melahirkan tiga dukun pandita baru.
Yang pertama, yaitu Dukun Pandita dari Desa Ngadi Sari, Kabupaten Probolinggo, Desa Pandan Sari, Kabupaten Probolinggo dan Desa Cedaeng, Kabupaten Pasuruan.
Baca juga: ‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun
Hal itu disampaikan Bambang Suprapto sebagai Ketua Parasida Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Probolinggo.
Baca juga: Probolinggo Sae Carnival Pukau Ribuan Warga di Alun-alun Kraksaan
"Ada tiga dukun pandita yang kami kukuhkan yaitu Desa Ngadisari, Kabupaten Probolinggo, Pandan Sari, Kabupaten Probolinggo, Desa Cedaeng, Kabupaten Pasuruan," katanya, Senin (1/6/2026).
Dengan dikukuhkan dukun pandita tersebut, Bambang berharap warga suku Tengger Semeru lebih guyub rukun dan tentram.
Baca juga: Probolinggo Sae Carnival, Ajang Gelaran Kostum Unik di HUT ke-81 RI
"Harapannya, kita lebih harmonis sejahtera manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama, dan juga manusia dengan alam harus tetap terjalin," ujarnya.
Prosesi sakral Yadnya Kasada tersebut berlangsung khidmad yang dawali pembacaan doa sesuai keyakinan suku Tengger dan diakhiri dengan mengarak hasil bumi seperti sayuran dan buah ke kawah Gunung Bromo.
Editor : Zein Muhammad