selalu.id - Seorang bandit jalanan babak belur dihajar massa usai tepergok merampas handphone milik pengendara motor di Jalan Kedungdoro, Surabaya.
Bandit yang kini sudah ditetapkan tersangka itu telah ditahan untuk proses penyidikan lebih lanjut. Sementara korban masih dalam proses penyembuhan usai tersungkur saat mengejar tersangka.
Baca juga: Kakak Thomas Ungkap Kronologi Pengeroyokan yang Diduga Dipicu Perselisihan Sandal Crocs
Peristiwa perampasan ini terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, Sabtu (18/4/2026). Saat itu, Kolil tengah mengendarai sepeda motornya sambil main handphone.
Ternyata, yang dilakukan oleh pria 40 tahun ini membuat perhatian Sahrul Gilang Ramadhan, pelaku kejahatan jalanan alias jambret.
Saat melintas di Jalan Kedungdoro, pemuda 27 tahun tersebut melihat ada kesempatan untuk beraksi.
Korban dipepet, handphonenya dirampas. Seketika ia langsung terkejut dan syok. Sementara pelaku langsung kabur.
"Setelah berhasil mendapatkan ponsel milik korban, pelaku melarikan diri ke arah utara hingga di Jalan Kraton," kata Kapolsek Bubutan, Kompol Sandi Putra, Senin (20/4/2026).
Baca juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat
Meski sempat terjatuh, namun karena tak ingin kehilangan ponselnya, warga Dusun Rasakan Timur, Madura itu mengejar pelaku hingga ke Alun-alun Contong.
Dibantu pengendara lain dan warga sekitar, pelarian pelaku akhirnya berhasil dihentikan.
Massa yang geram dengan aksi penjambretan yang dilakukan pemuda asal Jalan Semut Kalimir 7, Pabean Cantikan itu, langsung melayangkan pukulan hingga tendangan.
Baca juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya
"Setelah kejadian, korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan karena terjatuh pada saat melakukan pengejaran, hingga menderita luka sobek di dahi akibat benturan benda keras," jelas Sandi.
Tak hanya korban, tersangka yang bonyok karena sejumlah luka lebam dan luka robek di area wajah akibat amukan massa, turut di bawa ke RS Bhayangkara.
"Korban beserta tersangka dan barang bukti kami serahkan ke Unit Jatanras Polrestabes Surabaya, mengingat kejadian awalnya bukan di wilayah Polsek Bubutan," kata Sandi.
Editor : Zein Muhammad