selalu.id - Seorang pengendara motor meninggal dunia setelah tertabrak kereta api (KA) relasi Surabaya-Pasuruan (Supas) di perlintasan Jalan Ahmad Yani, Jemur Wonosari, Wonocolo, Surabaya, Senin (23/3/2026) sore.
Informasi yang dihimpun, korban diketahui berinisial CS (52), warga Jalan Jojoran, Kelurahan Mojo, Gubeng, Surabaya.
Agus Suryadi, petugas palang pintu perlintasan KA di TKP menjelaskan bahwa sebelum korban tertabrak, palang pintu sudah tertutup, namun tiba-tiba korban menerobos.
"Korban awalnya juga sudah berhenti mengantri dari arah timur (Jalan Jemursari) selama sekitar dua hingga tiga menit. Namun tiba-tiba ia memutuskan menerobos perlintasan, terus tertabrak itu," jelasnya.
Agus mengatakan saat itu KA Supas melaju dari arah selatan ke utara menuju Stasiun Wonokromo.
Korban sempat menoleh ke arah kanan (utara), namun tetap berusaha menerobos perlintasan meski jarak dengan kereta sudah sekitar satu meter.
"Saya sudah berteriak memperingatkan, tapi korban tidak mendengar. Setelah tertabrak, korban terseret ke arah utara sekitar lima meter," kata Agus.
Setelah tertabrak KA, korban ditemukan sudah tidak bernyawa di pinggir rel.
Kejadian ini segera dilaporkan ke Command Center 112 dan pihak kepolisian. Tidak ada korban lain selain CS, karena seluruh pengendara lain sudah berhenti menunggu.
Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti membenarkan bahwa tim BPBD segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan.
"Saat tiba, korban sudah tergeletak di samping perlintasan rel. Setelah dicek, korban dinyatakan meninggal dunia oleh tim TGC Selatan," jelasnya.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya.
Pihak keluarga korban juga sudah dihubungi oleh Projopati Mojo, dan penanganan lebih lanjut terkait kejadian ini dilakukan oleh pihak kepolisian.
Editor : Zein Muhammad