selalu.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menggelar Musrenbang RKPD Tahun 2027 di Pendopo Wahyawibawagraha, Senin (9/3/2026).
Agenda tahunan ini menjadi forum penting untuk merumuskan prioritas pembangunan daerah dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Baca juga: Pemkab Jember Gelar Safari Ramadan dengan Kader Posyandu: Perkuat UHC hingga Tekan Stunting
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Imam Hidayat, mengatakan bahwa perencanaan pembangunan daerah harus selaras dengan arah pembangunan provinsi dan nasional.
"Pembangunan harus dilaksanakan secara terintegrasi agar seluruh capaian pembangunan dapat memberikan dampak yang lebih luas," jelasnya.
Imam mengatakan bahwa arah pembangunan nasional tahun 2027 menitikberatkan pada percepatan pertumbuhan ekonomi berkualitas melalui peningkatan produktivitas investasi dan industri.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperkuat pembangunan melalui sembilan program prioritas Nawabakti Satya, yang mencakup peningkatan kesejahteraan masyarakat, perluasan lapangan kerja, penguatan infrastruktur, hingga keberlanjutan lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, Imam juga memaparkan sejumlah indikator makro Kabupaten Jember yang menunjukkan tren positif.
Baca juga: Dalam Peringatan Nuzulul Qur’an, Gus Fawait Paparkan Program Kesejahteraan Warga
Pertumbuhan ekonomi daerah tercatat mencapai 5,47 persen, melampaui rata-rata provinsi maupun nasional.
Tingkat pengangguran terbuka di Jember juga berada pada angka 3,07 persen, lebih rendah dibandingkan angka pengangguran Jawa Timur maupun nasional.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa masih terdapat sejumlah tantangan, seperti peningkatan Indeks Pembangunan Manusia serta penanganan stunting.
Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memperkuat partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan.
Baca juga: Buka Puasa Bareng Mahasiswa, Gus Fawait Serap Ide Pemuda untuk Masa Depan Jember
Melalui program Bunga Desaku, pemerintah daerah akan turun langsung ke desa dan kelurahan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
“Pemerintah ingin mendengar langsung kebutuhan masyarakat agar pembangunan yang dilakukan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan,” katanya.
Fawait menegaskan bahwa fokus utama pembangunan Kabupaten Jember pada periode 2026–2027 adalah pengentasan kemiskinan melalui program yang berbasis data dan tepat sasaran. (ADV).
Editor : Zein Muhammad