selalu.id - Insiden tabrakan kereta api Blambangan Ekspres dengan truk gandeng di perlintasan sebidang di Leces Probolinggo, sempat mengganggu operasional perjalanan kereta api menuju Surabaya, Jumat (6/3/2026).
Peristiwa tersebut terjadi di KM 109+860 petak jalan antara Stasiun Probolinggo dan Stasiun Leces, saat KA Blambangan Ekspres bertabrakan dengan kendaraan truk yang melintas di rel.
Baca juga: KA Blambangan Ekspres Tabrak Truk Gandeng di Probolinggo, Masinis dan Asisten Terluka
Akibat kejadian itu, sejumlah perjalanan kereta api yang menuju wilayah Daop 8 Surabaya mengalami keterlambatan cukup lama.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan terdapat dua kereta api kedatangan yang terdampak langsung dari insiden tersebut.
Kereta Api Mutiara Timur relasi Ketapang–Surabaya Gubeng mengalami keterlambatan hingga 172 menit. Sementara itu, Commuterline Supas relasi Probolinggo–Surabaya Kota terlambat sekitar 123 menit.
Baca juga: Waspada Anomali Cuaca, Satpolairud Polres Probolinggo Imbau Warga Berhati-hati
“KAI menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Keselamatan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama,” kata Mahendro.
Ia menjelaskan, setiap kejadian di jalur rel harus ditangani secara menyeluruh sebelum perjalanan dinyatakan aman kembali untuk dilalui.
Setelah proses evakuasi kendaraan serta pemeriksaan jalur selesai dilakukan, perjalanan kereta di lintas tersebut akhirnya dapat kembali dilalui dengan pengaturan operasional menyesuaikan kondisi di lapangan.
Baca juga: Tiket Mudik Kereta Api di Daop 8 Surabaya Tersisa 130 Ribu, Diskon 30 Persen Juga Tersedia
KAI mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin saat melintasi perlintasan sebidang dengan selalu mendahulukan perjalanan kereta api.
“Disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di perlintasan sebidang sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan serta menjaga keselamatan bersama,” jelas Mahendro.
Editor : Zein Muhammad