Tiket KBS Berpotensi Naik 2026, Manajemen Ajukan Skema Rp20–25 Ribu

Reporter : Ade Resty

selalu.id – Kebun Binatang Surabaya (KBS) tengah mengkaji penyesuaian harga tiket masuk yang direncanakan mulai 2026. Namun, kebijakan tersebut belum diputuskan dan masih menunggu pembahasan bersama Pemerintah Kota Surabaya.

Direktur Keuangan dan SDM KBS, Sahroni, mengatakan kajian tarif telah melalui feasibility study sebagai dasar evaluasi. Dalam kajian tersebut, skema harga yang dibahas berada di kisaran Rp25.000 untuk akhir pekan dan Rp20.000 untuk hari biasa.

Baca juga: Menanti Tersangka Baru dalam Kasus Korupsi Rp10 Miliar di Kebun Binatang Surabaya

“Kami sudah melakukan feasibility study. Hasilnya nanti akan kami rumuskan bersama Pemkot Surabaya untuk menentukan apakah bisa direalisasikan atau perlu penyesuaian,” ujar Sahroni.

Ia menegaskan, hingga saat ini belum ada keputusan resmi terkait penetapan tarif baru. Pembahasan lanjutan dijadwalkan berlangsung pada 2026 dengan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk daya beli masyarakat, kebutuhan operasional, serta penguatan fungsi konservasi satwa.

Baca juga: Buntut Kasus Korupsi, Pemkot Surabaya Buka Seleksi Terbuka Dirut KBS Secara Nasional

Menurut Sahroni, KBS saat ini masih berfokus menjaga kualitas pelayanan dan kenyamanan pengunjung. Sepanjang 2025, jumlah kunjungan diperkirakan mencapai 2,05 hingga 2,1 juta orang.

Rencana kajian tarif tersebut sejalan dengan upaya pengembangan wahana, peningkatan layanan, serta pemenuhan standar kesejahteraan satwa di lingkungan KBS.

Baca juga: Tak Cukup Jago Manajemen, Apecsi Minta Bos Baru KBS Punya Jiwa Konservasi

Namun demikian, Sahroni menegaskan bahwa kebijakan tarif tidak akan diberlakukan tanpa persetujuan Pemerintah Kota Surabaya.

“Kebijakan tarif tentu harus dibahas bersama dan mempertimbangkan kepentingan publik,” pungkasnya.

Editor : Ading

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru