Polisi Tembak Begal Sadis Pembacok Anggota Reskrim Lumajang

Reporter : Dony Maulana

selalu.id – Polisi menangkap pelaku begal sadis yang membacok anggota Reskrim Polres Lumajang dalam upaya pencurian sepeda motor. Penangkapan dilakukan setelah pelaku melawan petugas dengan senjata tajam saat hendak diamankan.

 

Baca juga: Pria di Probolinggo jadi Korban Begal, Satu Motor Matik RaibĀ 

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur AKBP Arbaridi Jumhur mengatakan, peristiwa pembacokan terjadi pada Kamis (11/12/2025) ketika pelaku bernama Agus teridentifikasi mencuri sepeda motor di lokasi kejadian. Saat dikejar petugas, pelaku melakukan perlawanan dengan senjata tajam dan menusuk anggota reskrim di bagian perut sebelum melarikan diri.

 

“Pelaku melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam dan melukai anggota kami,” kata Jumhur, Senin (15/12/2025) dini hari.

 

Setelah kejadian tersebut, tim kepolisian melakukan pemantauan sejak Jumat malam. Selama dua hari, petugas melakukan pengejaran dan penyisiran ke sejumlah rumah kerabat pelaku di wilayah Lumajang. Pada Minggu, polisi memperoleh informasi bahwa pelaku bergerak menuju rumah kerabat ayahnya di Pasuruan.

 

Penangkapan dilakukan sekitar pukul 23.00 WIB di kawasan Apollo, Pasuruan. Saat hendak diamankan, pelaku kembali berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan dengan senjata tajam, sehingga petugas mengambil tindakan tegas dan terukur.

 

Baca juga: Jatanras Polda Jatim Tembak Dua Bandit Sadis di Pasuruan, Ini Jejak Kejahatannya

“Pelaku kembali melakukan perlawanan, sehingga anggota harus melakukan tindakan tegas,” ujar Jumhur.

 

Menurutnya, Agus merupakan pelaku spesialis rampok sadis yang telah lama meresahkan wilayah Lumajang dan Jember. Pelaku tercatat pernah dua kali ditangkap dan menjalani proses hukum. Sejak 2015, ia diduga terlibat dalam puluhan kasus perampasan dan pembacokan di Lumajang, Jember, dan Probolinggo.

 

Sementara itu, anggota reskrim yang menjadi korban pembacokan sempat menjalani perawatan intensif selama dua hari dalam kondisi kritis. Setelah menjalani operasi, kondisinya kini berangsur membaik.

Baca juga: Komplotan Begal Bersajam Gagal Beraksi di Surabaya, Panik Sampai Motornya Ditinggal

 

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi juga mengamankan barang bukti berupa empat sepeda motor dan satu mobil yang digunakan pelaku. Selain Agus, seorang pria bernama Hasan turut diamankan dan kini masih menjalani pemeriksaan untuk pengembangan jaringan dan aksi kejahatan lainnya.

 

“Ini adalah risiko tugas, namun kami terus mengingatkan anggota di lapangan untuk tetap waspada terhadap pelaku kejahatan jalanan, terutama yang bersenjata tajam,” pungkas Jumhur.

Editor : Ading

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru