Sabtu, 26 Sep 2026 04:10 WIB

Mahasiswa UWKS Sambat Masalah Keamanan Surabaya, Ini Solusi Eri-Armuji

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 12 Nov 2024 18:00 WIB
Eri Armuji di UWKS
Eri Armuji di UWKS

selalu.id - Pasangan calon tunggal Pilwali  nomor urut satu Eri Cahyadi-Armuji mendengar dialog atau diskusi publik yang digelar mahasiswa Universitas Wijaya Kusuma (UWKS) Surabaya, Senin (11/11/2024) kemarin.

Pada acara bertema ‘Gebrakan Baru Untuk Surabaya Maju’ ini mahasiswa UWKS ingin berdiskusi bagaiaman solusi permasalahan yang ada di Kota Surabaya.

“Nanggung kalau melaksanakan diskusi kajian seharusnya mendatangkan tokoh ini pak Eri dan pak Armuji diskusi publik. Makanya kemarin diskusi ini merupakan gongnya dimana kajian teman-teman dibahas diskusi publik,” ungkap Ketua BEM UWKS, Bayu Budi Dermawan.

Di acara diskusi itu, Bayu menjelaskan saat para mahasiswa menyinggung masalah keamanan di Kota Pahlawan ini.

Nah, Eri-Armuji pun mengajak mahasiswa bahwa masalah keamanan tak hanya bergantung pihak kepolisian saja, melainkan gotong-royong masyarakat.

“Pak Eri bilang peran mahasiswa itu juga penting untuk menjaga Surabaya. Beliau ingin menghidupkan pos ronda atau gotong-royonh yang selama ini masih kurang dijalani,” tuturnya.

Selain itu, kata Bayu, Wali Kota Surabaya yang sedang cuti itu menyebut bahwa warga khususnya di kampung-kampung cuek terhadap tetangganya sendiri. Untuk saling menjaga keamanan perlunya gotong-royong itu.

“Pak eri bilang di kota Surabaya itu kaya cuek kaya acuh. Karena ditanyai ‘oh saya kita itu saudaramu ternyata bukan’. Seharusnya desa-desa masih banyak pos ronda itu. Makanya pak Eri ingin buat program itu,” jelasnya.

“Pak Eri  juga ingin bikin kampung pancasila kalau gak salah. Nah nyambung dengan program pos ronda ini terkait pengamanan di Surabaya,” tambahnya.

Lebih lanjut Bayu berharap, acara diskusi publik kemarin mahasiswa bisa menyerap untuk mengkiriti gagasan dan visi-misi Eri-Armuji.

“Mahasiswa jangan sampai  saat datang hanya mendengarkan visi misi atau gagasan aja. Saya berharap ayo kritisi barenga gagasan beliau kalau kurang tepat udah gimana kita luruskan. Kalau bisa beri masukan  menurut kita kurang stek baik ayo luruskan dan permaslahan kota Surabaya,” pungkasnya.

Baca Juga: Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Layanan Home Care Pemkab Jember Dilirik Kemenkes, Jadi Inspirasi Daerah Lain

Meski begitu, Kemenkes tetap memberikan perhatian pada evaluasi program secara berkala guna memastikan efektivitasnya di lapangan.

ASN Surabaya jangan Enak-anakan, Begini Pesan Tegas DPRD

Sebelumnya, Wali Kota Eri Cahyadi telah menginstruksikan seluruh jajaran Pemkot untuk memindahkan sebagian aktivitas kerjanya ke Balai RW mulai Oktober 2026.

Progres RSUD Sedati Lampaui Target, Wabup Sidoarjo Wanti-wanti soal Kualitas Material

Inspeksi mendadak ini dilakukan menyusul adanya laporan dari masyarakat terkait dugaan lambannya pengerjaan fisik di lokasi.

Pemkot Surabaya Larang Sekolah Jual Seragam Mulai Tahun Depan, Ini Penjelasannya

Selain penyelarasan desain, Pemkot Surabaya secara eksplisit melarang pihak sekolah negeri melakukan aktivitas jual beli seragam kepada siswa maupun orang tua.

RAPBD Jatim 2027 Turun 8,2 Persen, Golkar Pertanyakan Pemangkasan Belanja Modal

Golkar pun meminta Pemprov Jawa Timur menjelaskan strategi menjaga ketersediaan infrastruktur, konektivitas, hingga pemerataan layanan publik.

Viral Wadah MBG di Patrang Jember Disebut Kurang Bersih, Ini Kata Pihak Pengelola

Keluhan tersebut mengemuka setelah akun Facebook IWJ Ofisial milik Muhamad Abas mengunggah foto wadah makanan atau ompreng MBG yang dinilai kurang bersih.