Kamis, 01 Okt 2026 10:44 WIB

Pesantren Shiddiqiyah Jombang Bangun Rumah Warga Miskin, Risma Terharu

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 29 Okt 2024 12:35 WIB
Tri Rismaharini
Tri Rismaharini

selalu.id - Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur nomor urut tiga Tri Rismaharini tak kuasa menahan haru saat menyampaikan mengapresiasi komitmen Pesantren Majma'al Bahroin Shiddiqiyah, Jombang.

Lantaran pesantren tersebut berperan aktif dalam mendukung pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Ia menjelaskan Majma'al Bahroin Shiddiqiyah memiliki program unggulan bernama Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah (RSKILHS), yang berfokus pada pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat miskin tanpa memandang latar belakang.

“Saya sungguh terharu dan malu berada di sini di tengah bapak-ibu hadirin sekalian, yang dengan keikhlasan membantu saudara-saudara kita yang kurang mampu,” ungkap Risma, saat sambutan acara Tasyakuran Hari Sumpah Pemuda dan peringatan Hari Lahir Lagu Kebangsaan Indonesia Raya ke-96, di di Pondok Pesantren Majma'al Bahroin Shiddiqiyah, Jombang, Senin (28/10/2024) kemarin.

"Luar biasa, ini sampai menyumbangkan sepeda motor satu-satunya,” ujar Risma dengan suara bergetar, sembari menyeka air matanya.

Mantan Menteri Sosial itu menceritakan bahwa ia juga memiliki program pembangunan rumah layak huni selama menjabat, namun didanai oleh anggaran negara.

Risma mengaku kagum dengan inisiatif pesantren yang mampu menjalankan program tersebut secara mandiri.

"Makanya saya malu sekali berada di depan sini. Semua yang dilakukan Bapak-Ibu sekalian adalah bukti kepedulian yang sesungguhnya," ucap Risma lagi-lagi dengan mata berkaca-kaca.

Dalam sambutannya, Risma juga mengungkapkan kekagumannya terhadap pesantren yang memberikan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu.

Menurutnya, pesantren memiliki peran yang sangat besar dalam mencetak generasi yang berpendidikan dan berbudi luhur. Ia mengaku sering mengunjungi daerah-daerah di Jawa Timur dan menyaksikan langsung bagaimana masyarakat hidup dengan keterbatasan, sehingga butuh lebih banyak dukungan dalam pendidikan dan perumahan.

"Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada pihak pesantren yang telah membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu," tambahnya.

Lebih lanjut Risma juga menyatakan dukungannya terhadap program pesantren yang tidak hanya fokus pada pendidikan agama, tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi santri dan keluarga mereka.

Dia berkomitmen, jika terpilih nanti, akan memperkuat kerja sama dengan pesantren dalam penyediaan fasilitas dan program pendukung yang lebih baik.

Keharuan Risma mendapat sambutan hangat dari pengasuh pesantren dan ribuan santri yang hadir. Sebelum meninggalkan lokasi acara, Risma berdialog dengan para santri, yang menyampaikan aspirasi terkait akses pendidikan dan dukungan ekonomi.

Risma pun merespons dengan menjelaskan rencana-rencananya yang berfokus pada kesejahteraan pesantren dan santri di Jawa Timur.

Baca Juga: Hadiri Pelatihan TMP PDIP Surabaya, Risma Tekankan Perjuangan Kaum Muda 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Top 5 Berita: 3 Anggota DPRD Kader Gerindra hingga Kakek Tewas

Kelima berita yang banyak di klik oleh pembaca di dominasi pemberitaan soal tiga anggota DPRD dari Kader Gerinda yang ditangkap polisi saat pesta narkoba.

Gerindra Jatim Siapkan Sanksi Pemecatan hingga PAW Bagi Kadernya yang Pesta Sabu di Surabaya

Pihak partai menegaskan tak segan mengambil langkah pemecatan hingga Pergantian Antar Waktu (PAW) jika tuduhan tersebut terbukti secara hukum.

Siapa Pemilik The Alana Hotel Surabaya?

Hotel bintang empat ini berlokasi di Jalan Ketintang Baru I No. 10–12, Surabaya. Lokasinya, tak jauh dari tempat diskotek bahkan Polda Jawa Timur.

Penampakan The Alana Hotel Surabaya, Tempat Pesta Sabu Tiga Kader Gerindra

William menceritakan, kedelapan tamu tersebut datang pada hari yang sama secara bertahap dan memesan tiga kamar langsung di lokasi (walk-in).

Pesan Khusus Gubernur Khofifah saat Lepas 74 Santri Jatim Berlaga di PPSN VI

Kegiatan ini berlangsung hingga 6 Oktober 2026 mendatang, diikuti oleh kontingen santri dari pelbagai provinsi, mulai dari Aceh hingga Papua.

Surat Tak Digubris, Pedagang Pasar Buah Tanjungsari 77 Sindir Pemkot Surabaya Lewat Baliho

Baliho itu dipasang, cara pedagang menyampaikan protes setelah surat permohonan dialog kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya disebut tak kunjung dibalas.