Rabu, 30 Sep 2026 22:34 WIB

Warga Surabaya Mulai Protes dan Deklarasikan Dukung Kotak Kosong

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 17 Sep 2024 18:31 WIB
Warga Surabaya serukan dukung kotak kosong
Warga Surabaya serukan dukung kotak kosong

selalu.id - Terbentuknya calon tunggal untuk Pilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 2024 dirasanya sebagai ketidakmampuan para pimpinan partai politik dalam menyerap aspirasi warganya.

Untuk itu, puluhan warga Surabaya melakukan aksi deklarasi dukung dan coblos kotak kosong untuk Pilwali 2024, di depan gedung DPRD Surabaya, Senin (17/9/2024).

Mereka turun ke jalan dannmemprotes adanya pasangan calon tunggal petahana yang diusung semua partai politik yakni Eri Cahyadi-Armuji untuk maju Pilwali Surabaya.

Koordinator aksi Harijono menyebut dalam deklarasi ini pihaknya ingin mencoblos kotak kosong sebagai wujud protes dan perlawanan terhadap para pimpinan partai yang dirasa mementingkan konsolidasi dan berbagi kekuasaan daripada kesejahteraan rakyat Surabaya.

“Kami memilih kotak kosong sebagai bentuk penolakan terhadap calon tunggal yang diusung oleh partai partai politik yang tidak peka terhadap aspirasi rakyat,” tegasnya, kepada awak media.

Harijono berharap dengan kemenangan kotak kosong, partai politik dan para elit dapat menerima pesan kuat dari rakyat yang menginginkan perubahan nyata, bukan sekadar retorika politik.

“Dengan mencoblos kotak kosong, kami berharap menjadi titik balik bagi demokrasi di Surabaya, sebuah pesan bahwa kekuasaan sejati berada di tangan rakyat, bukan di tangan segelintir elit politik dan oligarki kekuasaan yang mengkonsolidasikan diri hanya mementingkan kepentingan mereka sendiri,” ungkapnya.

Sementara koordinator Aliansi Relawan Surabaya Maju, Rudy Gaul, menambahkan pihaknya prihatin terhadap kepimpinan Eri Cahyadi-Armuji selama 5 tahun ini.  Salah satunya terkait surat ijo.

“Kami sepakat kotak kosong harus kita menangkan apapun yang terjadi dan tidak boleh ada wakil boneka,” ungkapnya.

Untuk mengawal kemenangan kotak kosong, kata dia, pihaknya telah menyiapkan sebanyak sekira 5200 relawan menjadi saksi dan Juru Kampanye untuk sosialisasikan ke masyarakat.

Selain itu, pihaknya menargetkan kotak kosong harus menang 50%+1  atau 70 persen melawan pasangan calon tunggal Eri Cahyadi-Armuji.

“Yang penting kotak kosong menang dan walikota yang akan ditunjuk sama kemendagri muncul dan wali kotanya yang dipilih sekarang tidak boleh pemilihan lagi. Warga Surabaya tidak menginginkan Eri Cahyadi dan Armuji,” terangnya.

Lebih lanjut Rudy Gaul mengungkapkan bahwa Eri-Armuji selalu membohongi kepentingan surat ijo. Pemimpin Surabaya tersebut tidak ingin mengajak pihaknya beraudiensi perihal masalah tersebut.

“Apa yg kita ajak audiensi, berbicara, tidak mau. Alasannya aku iki durung lahir rek. Jadi kalau kamu mau yang jelas kami kecewa. Kecewa berat emke Eri Cahyadi sama Armuji,” pungkasnya.

Baca Juga: Pengamat Tanggapi Poster Rini-Fikser: Masih Fase Coba-coba!

Editor : Ading
Berita Terbaru

Siapa Pemilik The Alana Hotel Surabaya?

Hotel bintang empat ini berlokasi di Jalan Ketintang Baru I No. 10–12, Surabaya. Lokasinya, tak jauh dari tempat diskotek bahkan Polda Jawa Timur.

Penampakan The Alana Hotel Surabaya, Tempat Pesta Sabu Tiga Kader Gerindra

William menceritakan, kedelapan tamu tersebut datang pada hari yang sama secara bertahap dan memesan tiga kamar langsung di lokasi (walk-in).

Pesan Khusus Gubernur Khofifah saat Lepas 74 Santri Jatim Berlaga di PPSN VI

Kegiatan ini berlangsung hingga 6 Oktober 2026 mendatang, diikuti oleh kontingen santri dari pelbagai provinsi, mulai dari Aceh hingga Papua.

Surat Tak Digubris, Pedagang Pasar Buah Tanjungsari 77 Sindir Pemkot Surabaya Lewat Baliho

Baliho itu dipasang, cara pedagang menyampaikan protes setelah surat permohonan dialog kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya disebut tak kunjung dibalas.

Soal Pesta Narkoba Kader Gerindra di Hotel The Alana Surabaya, Manajemen Cuma Bilang Gini

Tiga dari delapan orang yang diringkus merupakan anggota DPRD aktif tingkat kabupaten di wilayah Jawa Timur dari fraksi Partai Gerindra.

DPRD Surabaya Desak Sanksi ASN Diterapkan Adil Tanpa Pandang Bulu

Anas meminta pengawasan internal di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) diperkuat. Jangan cuma setelah ada kejadian.