Minggu, 27 Sep 2026 13:53 WIB

Pemkot Surabaya Relokasi Pedagang Ampel ke Kalimas Timur

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 04 Mar 2024 09:43 WIB
Foto: Relokasi pedagang Ampel
Foto: Relokasi pedagang Ampel

selalu.id - Pemkot Surabaya secara bertahap mulai melakukan relokasi pemindahan pedagang di kawasan Ampel di Jalan KH Mas Mansyur, Surabaya, ke Jalan Kalimas Timur, Surabaya. Hal ini dilakukan untuk penataan kota lama pada zona Arab di kawasan Ampel, Surabaya.

Kepala Bidang Pengendalian Ketentraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat Satpol PP Kota Surabaya, Irna Pawanti mengatakan, persiapan pemindahan tersebut telah dilakukan sejak, Sabtu (2/3/2024) lalu.

Pihaknya pun melakukan pembersihan dan menyiapkan lokasi bagi para pedagang di Jalan Kalimas Timur, Surabaya. Selain itu, relokasi ini diperuntukkan bagi pedagang non makanan dan minuman.

“Hari ini kami merelokasi para pedagang yang berada di sepanjang jalan KH Mas Mansyur. Penjual yang kami relokasi itu, penjual barang bekas, handphone, sandal, baju termasuk penjual akik,” kata Irna.

Sebelum dilakukan relokasi, Irna menjelaskan bahwa Pemkot Surabaya telah melakukan sosialisasi kepada pedagang, tokoh masyarakat, maupun warga yang tinggal di kawasan tersebut terkait rencana relokasi bagi para pedagang.

“Untuk sosialisasi sudah kami lakukan mulai bulan kemarin, tepatnya bulan Februari. Kami sosialisasikan kepada tokoh masyarakat,  para pedagang yang berjualan di pagi hari maupun malam hari,” jelasnya.

Dengan adanya relokasi ini, Irna berharap upaya penataan kota lama di kawasan sekitar Ampel menjadi lebih nyaman bagi para peziarah.

“Ini upaya kami supaya para peziarah yang datang ke Makam Ampel bisa lebih nyaman. Dengan adanya relokasi ini dapat menjadikan Wisata Makam Ampel ini dapat tertata dengan rapi,” kata dia.

Irna menambahkan, jika ada pedagang yang nekat berjualan kembali di sepanjang pedestrian Jalan KH Mas Mansyur, pihaknya akan menindak tegas.

“Akan kami tindak tegas, karena relokasi ini sudah ada kesepakatan dari berbagai pihak. Bahwa mereka sepakat untuk menaikan derajat Wisata Makam Ampel, sebagai tempat wisata. Kami sudah berdialog dengan masyarakat dan tokoh masyarakat juga,” pungkasnya.

Baca Juga: ASN Surabaya jangan Enak-anakan, Begini Pesan Tegas DPRD

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sidoarjo Perketat Pengawasan MBG usai Temuan SLHS Palsu

Pemenuhan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) menjadi perhatian utama, terutama setelah muncul dugaan SLHS palsu dalam operasional SPPG di Sidoarjo.

IGIC 2026, Menag Nasaruddin: Imam untuk Duta Perdamaian Dunia

Kedekatan imam dengan masyarakat menjadikan pemimpin keagamaan memiliki posisi strategis untuk membangun dialog.

Bupati Sidoarjo Tekankan Sinergi Kades BPD, Perencanaan Pembangunan 2027 Harus Dimulai Sekarang

Ia juga mengingatkan BPD bukan lawan, melainkan mitra kerja kades.

Festival Gamelan Kahuripan 2026, Siswa Sidoarjo Jadi Garda Pelestarian Karawitan

Pada 2025 di lokasi yang sama ada 23 kelompok. Kini 2026 mencapai 33 kelompok dari pelajar dan masyarakat umum.

Motor Adu Depan Mobil di Mojokerto, Satpam Berangkat Kerja Tewas

Akibat kecelakaan tersebut, korban langsung meningga dunia di lokasi kejadian.

Respons Cepat Dugaan Luberan Air Limbah, SIERLakukan Pengecekan dan Pembersihan Saluran

Direktur Operasi PT SIER, Yohanes Deddy Setiawan, mengatakan setiap informasi yang berkaitan dengan lingkungan menjadi perhatian serius.