Rabu, 21 Okt 2026 19:17 WIB

PAN Surabaya Legowo Jika Erick Thohir Tak Jadi Cawapres

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 06 Sep 2023 17:44 WIB
PAN
PAN

selalu.id - DPD PAN Surabaya menyatakan diri siap dan legowo apabila Erick Thohir sebagai Cawapres yang diusung dari partainnya tidak jadi terpilih sebagai pasangan Capres Prabowo Subianto pada Pilpres 2024.

Ketua DPD PAN Surabaya, Mahsun Djayadi mengatakan bahwa pihaknya sesuaui arahan DPP untuk mendukung Capres Prabowo Subianto. Ia menjelaskan bahwa PAN memang mengusung seorang Menteri BUMN itu Jadi Cawapres.

Baca Juga: Semifinal dan Final Piala Presiden 2026 Digelar di Bali, Hadiah Juara Naik jadi Rp8 M

Meskipun begitu, PAN sudah tidak ingin peristiwa pemasangan Cawapres seperti Koalisi NasDem memilih partai PKB yang saat itu masih bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM), bahkan tak ingin kecewa seperti Demokrat.

"Jangan sampai terulang peristiwa di Capres yang lain seakan akan menjadi gempa politik. Jangan sampai seperti itu. Jadi PAN sudah siap lahir batin andai kata pak Erick tidak terpilih ya tidak masalah. Jangan sampai ada kekecewan seperti partai Demokrat," ungkap Mahsun, saat dihubungi, Rabu (6/9/2023).

Diketahui usai PKB keluar dari gabungan KIM setelah memutuskan menerima tawaran NasDem untuk koalisi beralih ikut kubu Capres Anies Baswedan. Kemudian ada tambahan partai baru yang bergabung koalisi Prabowo salah satunya Partai Bulan Bintang (PBB).

Baca Juga: PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Tak hanya PAN yang mengusung Cawapres Untuk Prabowo. Namun, PBB juga ikut mengusung Ketumnya Yusril Ihza Mahendra menjadi Cawapres dari KIM.

Terkait tambahan partai lain yang bergabung bersama KIM. Mahsun menanggapi bahwa koalisi Prabowo Subianto secara moral semakin kuat.

"Itu secara moral semakin kuat dan sebenarnya ada beberapa partai yang mungkin secara kurang pas. Misalnya gelora mungkin kepada PKB sehingga ketika muhaimin berbelok tanpa pasang sen. lalu segera bergabung teman teman partai lain merasa itu lebih cocok dengan pandang kawan kawan," pungkasnya.

Baca Juga: DPRD Jatim Kritisi Gubernur Khofifah Soal Daerah Miskin dan Pengelolaan BUMD

Lebih lanjut Mahsun menambahkan bahwa keberadaan PAN di Koalisi KIM untuk dukung Prabowo Subianto maju Pilpres 2024 mempunyai makna. Nantinya, pihaknha akan melakjkan apel akbar untuk Pemilu tahun depan

"Jadi agar keberadaan PAN di koalis itu betul betul di punya makna. Jadi Insyallah, pertengahan September kita melakukan apel akbar. Saksi pemilu dari PAD kira kira 50 ribuan akan melakukan apel," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Penjual Peyek di Nganjuk Terancam Kehilangan Rumah atas Utang Mendiang Suami Rp690 Juta

Rumah tinggal Lilik terancam disita dan dilelang oleh BRI Cabang Nganjuk atas klaim utang mendiang suaminya, Puji Astanto, sebesar Rp690 juta.

45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda Surabaya Ekkie Noorisma menyebut, dua biang keroknya klasik tidak berizin dan belum bayar pajak.

21 Anggota Geng Motor Pengeroyok Pengunjung Angkringan di Mojokerto Diringkus

Tiga orang dilaporkan menjadi korban dan mengalami luka-luka, salah satunya luka robek diduga akibat senjata tajam.

Doa Kebangsaan di Mojokerto, Ning Ita dan Kapolres Kompak Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Doa bersama menjadi ikhtiar menyatukan tekad sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan tokoh masyarakat dalam membangun bangsa.

Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, penindakan saja tidak cukup.

Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

Pelaku datang ke lokasi yang juga berfungsi sebagai hunian keluarga, dan menuntut secara kasar kepada Renata agar menyerahkan surat atau sertifikat bangunan.