Minggu, 04 Okt 2026 02:12 WIB

Cerita Mahasiswa Unair Berikan Tips Lebaran di Tanah Rantau

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 21 Apr 2023 12:33 WIB
Suasana salat Idul Fitri
Suasana salat Idul Fitri

Selalu.id - Lebaran menjadi Hari Kemenangan umat muslim setelah menuntaskan bulan suci Ramadan. Apalagi, momen itu menjadi penantian banyak orang untuk berkumpul bersama sanak keluarga dan kerabat.

Namun, momen menyenangkan itu beberapa orang tidak bisa merasakannya, terutama untuk anak rantau yang sedang berjuang jauh dari kampung halaman. seperti mahasiswa yang hanya berlapang dada lebaran mengisi Hari Raya Idul Fitri di tanah rantau.

Seperti yang dialami Mahasiswa Univeristas Airlangga (Unair) Nesy Indriani mengungkapkan bahwa lebaran tahun 2023 ini hanya di kos untuk kali sekian.

“Tentu ada kesedihan yang saya rasakan. Karena, tidak bisa menjalankan ibadah puasa ramadan dan lebaran di rumah. Tidak bisa merasakan buka bersama keluarga, makan masakan rumah, dan berkumpul bersama keluarga,” kata Nesy.

Meski memang merasakan kesedihan , tetapi mahasiswa program studi Teknologi Hasil Perikanan Universitas Airlangga (Unair) itu membuat liburannya tetap produktif dengan mengikuti kegiatan. Salah satunya dengan ikuti MSIB di Badan POM. Ia pun memanfaatkan waktu liburannya untuk mengembangkan diri belajar bersama mitra terkait.

“Tidak hanya magang, selama libur Lebaran, saya juga menggunakan waktu untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah," ujarnya.

Ia tak sendiri, Nesy mengaku dirinya juga menikmati libur lebaran besama teman-teman rantau yang juga tidak bisa pulang kampung. Sehingga, dirinya memanfaatkan itu untuk berlibur dengan teman-teman seperjuangannya.

" Saya juga melaksanakan sholat Idul Fitri di masjid terdekat bersama teman-teman daerah Minang yang tidak pulang lainnya,” ucapnya.

“Hari kedua dan ketiga saya mengisi liburan dengan menenangkan diri dari semua tugas dan beban magang. Mungkin jika sudah selesai saya akan isi dengan memulai membuat laporan akhir magang dan juga menyelesaikan semua jenis tugas kuliah lainnya,” imbuhnya.

Lebih lanjut Nesy menyampaikan meski dirinya lebaran di kos, namun terap menjalin silaturahmi bersama keluarga di tanah Minang melalui media online.

“Biasanya saya akan hangout dan having fun bersama diri saya sendiri atau bersama teman. Dengan jalan-jalan dan berkunjung ke tempat-tempat wisata. Saya juga suka membuat kerajinan seperti mendekor kamar kos saya, membuat hal-hal menarik dan lucu di waktu liburan yang lumayan panjang,” tuturnya.

Kata dia, biasanya mahasiswa di hari perkuliahan sibuk dengan tugas dan hal-hal lainnya. Sehingga, kerap bagi mahasiswa sulit mendapatkan waktu untuk bersantai dan menyenangkan diri sendiri.

Sebab itu, libur lebaran mahasiswa  menggunakan waktunya dengan mengerjakan kegiatan lainnya. Sehingga Lebaran tahun ini tetap berwarna meski tidak bisa merayakan bersama keluarga.

Sehingga, lebaran kali ini, tambahnya, menjadi langkah awal pembentukan karakter yang mandiri bagi mahasiswa.

“Saya berharap Lebaran tahun ini seluruh anak rantau di Unair menjadi orang yang lebih taat kepada Allah. Semakin rajin ibadah dan lapang dadanya menerima semua takdir Allah. Dan, semoga tahun depan kita memiliki rezeki lebih agar bisa pulang kampung saat Lebaran,” ungkapnya. (Ade)

Baca Juga: Wah, Ternyata Fungsi Materai dalam Kontrak Bukan Penentu Sah Tidaknya Perjanjian

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pelajar SMK di Pasuruan Dibunuh Paman Sendiri Gegara Kalah Judi Online 

Peristiwa bermula pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, tersangka meminta korban menjemputnya di wilayah Sukorejo.

Wanita Bunuh Pacarnya di Gresik, Anak Lurah asal Surabaya Tewas

IR justru menghubungi call center 110 untuk melaporkan perbuatannya ke polisi. Polisi yang menerima laporan langsung menelusuri lokasi penelepon.

Data Desil Masih Jadi Keluhan Warga Surabaya, Anggota DPRD: Perlu Validitas 

Validitas data Desil sangat penting karena berdampak langsung pada akses warga terhadap program pemerintah.

Profil & Karir Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Perwira tinggi kelahiran Bojonegoro, 8 Agustus 1972, ini menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto.

Soroti Tambang Ilegal di Jember, Komisi D DPRD Jatim: Penegak Hukum Harus Turun Tangan

Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan di lapangan masih ditemukan ratusan titik aktivitas yang tidak memiliki dasar hukum.

Lima Tahun Merger Pelindo, Standarisasi Jadi Kunci Efisiensi

PT Pelindo Terminal Petikemas menyebut transformasi tersebut telah mendorong peningkatan produktivitas sekaligus memangkas waktu singgah kapal dan barang berada