Selasa, 20 Okt 2026 09:00 WIB

Survei Litbang Kompas: Ridwan Kamil Kalahkan Sandi Uno dan AHY Sebagai Capres Alternatif

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 23 Feb 2023 16:31 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

selalu.id - Hasil survei Litbang Kompas pada 25 Januari - 4 Februari menempatkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagai calon presiden (capres) alternatif dengan elektabilitas tertinggi.

Dalam survei Populi Center pada 25 Januari - 2 Februari 2023, pejabat yang akrab dipanggil RK itu menjadi figur paling disukai oleh masyarakat. Mantan wali kota Bandung tersebut memuncaki survei untuk calon wakil presiden (cawapres) 2024 mendatang.

Baca Juga: Iddah Politik, Semangat Kembali ke Akar dalam Muktamar ke-35 NU

Sebagai capres alternatif, elektabilitas RK berada pada angka 22,7 persen. Jauh lebih unggul dari Sandiaga Uno di posisi kedua dengan elektabilitas 7,3 persen dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di posisi ketiga dengan elektabilitas 5,8 persen. Menurut pakar politik Ujang Komarudin, nama capres alternatif yang muncul dalam survei tersebut berkesempatan menjadi cawapres.

"Punya kesempatan lebih besar dari yang lain," kata dia saat diwawancarai melalui sambungan telepon.

Ujang menilai, munculnya protes capres alternatif merupakan bagian dinamika proses demokrasi. Namun dia menilai figur-figur yang muncul sebagai capres alternatif lebih pas dijadikan sebagai cawapres.

"Saya melihatnya kapasitas capres alternatif itu jadi cawapres," imbuhnya.

Terpisah, peneliti Litbang Kompas Eren Marsyukrilla menjelaskan bahwa munculnya potret capres alternatif dalam hasil survei Litbang Kompas memang tidak lepas dari dinamika politik.

Sampai waktu pendaftaran capres dan cawapres tiba, Eren menyebut, masih mungkin terjadi perubahan.

"Capres-capres alternatif yang muncul itu merupakan orang-orang yang potensial juga untuk bisa diusung oleh koalisi nanti," ungkap dia.

Baca Juga: PDIP Jatim Target Rebut Kursi Gubernur di Pilgub 2029

Bila tidak sebagai capres, nama mereka dinilai cocok menjadi cawapres. Dia mengakui, survei Litbang Kompas mengukur figur yang cocok mendampingi Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, maupun Anies Baswedan sebagai capres unggulan.

Dengan modal popularitas, pengalaman bertarung dan menang dalam pemilu, Eren menjelaskan bahwa RK dan Sandi pantas diperhitungkan untuk dijadikan cawapres. Apalagi elektabilitas RK sebagai capres alternatif jauh diatas nama-nama lain.

"Ridwan Kamil sudah pernah menang pemilihan wali kota, sudah pernah menang pemilihan gubernur," imbuhnya.

Tidak hanya itu, para capres alternatif punya potensi memperluas dukungan dan suara bila dijadikan sebagai cawapres.

Baca Juga: PDIP Tetapkan Tiga Arah Politik di 2026, Ini Penjabarannya

Selain dalam survei Litbang Kompas, nama RK juga muncul dalam hasil survei Populi Center. RK masuk jajaran atas tokoh paling populer dalam survei itu. Lebih dari itu, survei tersebut memotret RK sebagai tokoh paling disukai oleh masyarakat.

"Ridwan Kamil menjadi yang paling banyak disukai pada skala penilaian 6 – 10 dengan 86,1 persen," ungkap Populi Center melalui rilis media pada 13 Februari 2023.

Tingkat kesukaan masyarakat terhadap RK berada di atas Ganjar, Prabowo, dan Anies. RK juga unggul sebagai figur cawapres pada pemilu 2024 nanti. Dia merajai hasil survei tersebut dan mendapat pemilih terbanyak dengan persentase 22,4 persen. Mengalahkan Sandi, AHY, dan Erick Thohir.

"Ketika masyarakat ditanya dari sebelas tokoh yang paling diharapkan untuk menjadi wakil presiden pada tahun 2024, masyarakat paling banyak menjawab Ridwan Kamil," tulis rilis tersebut. (SL1)

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah

selalu.id - Lima artikel berita selalu.id masuk dalam top 5 berita sejak Senin (19/10/2026) hingga Selasa (20/10/2026) pagi. Pembaca tertarik pada pemberitaan

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.