Kamis, 24 Sep 2026 21:36 WIB

Bawa Kabar Gembira, Mensos Risma Kunjungi Kawasan Adat Suku Talang Mamak

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 04 Nov 2022 21:35 WIB
Mensos Risma saat berdialog dengan Suku Talang Mamak
Mensos Risma saat berdialog dengan Suku Talang Mamak

selalu.id - Menteri Sosial Tri Rismaharini menyimak dengan seksama, ungkapan para pemuka dan warga suku Talang Mamak. Kepada Mensos yang hadir di kawasan adat, suku Talang Mamak menyampaikan berbagai permintaan yang mendukung kualitas hidup mereka.

Salah satu yang disampaikan dalam dialog tersebut adalah kebutuhan akan tempat tinggal yang layak.

Baca Juga: 900 Warga Kelurahan Patrang Jember Terima Bantuan Beras, Total Sasaran 1.553 KPM

"Untuk hunian InsyaAllah akan saya pikirkan. Saya akan coba pelajari. Nanti kami lihat mampunya yang mana saja," katanya lokasi adat di Suku Talang Mamak di wilayah Desa Talang Jarinjing, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (03/11).

Pemberdayaan kepada Komunitas Adat Terpencil (KAT) seperti suku Talang Mamak merupakan salah satu tanggung jawab Kementerian Sosial dalam menyejahterakan masyarakat Indonesia. Negara wajib hadir untuk seluruh warga negara, termasuk suku Talang Mamak.

Peraih Doktor kehormatan dari Tongmyong University ini mengatakan akan melakukan survey terhadap kondisi daerah yang akan dijadikan tempat pembangunan rumah layak huni, termasuk ketersedian lahan dan struktur bangunan yang akan dibangun. Hal ini mengingat Suku Talang Mamak memiliki desain rumah yang khas. Mensos Risma mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengidentifikasi apa saja masalah dan kebutuhan mereka.

Selain hunian, Suku Talang Mamak juga meminta pembangunan balai adat yang sesuai dengan norma adat. Mereka juga meminta kendaraan berupa ambulans, karena banyak masyarakat yang tinggal di pelosok dan sangat membutuhkan ambulans agar bisa mengakses layanan kesehatan dengan cepat.

Baca Juga: Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

"Saya akan kaji dan ditindaklanjuti permintaan ini," katanya.

Selanjutnya, diskusi menyoroti kepesertaan masyarakat Suku Talang Mamak dalam Program Keluarga Harapan (PKH). Kemensos dan pemerintah daerah akan bersinergi melakukan verifikasi data.

"Nanti akan kita cocokkan datanya, yang belum dapat siapa, yang sudah dapat siapa. Silakan dikumpulkan ke kepala desa," kata Risma saat menjawab pertanyaan mengenai kepesertaan PKH oleh salah satu masyarakat Suku Talang Mamak.

Baca Juga: 1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Terdapat setidaknya 307 Kepala Keluarga yang tinggal di Desa Talang, Jarinjing. Sedangkan ribuan lainnya tinggal dan menyebar di beberapa wilayah di Provinsi Riau dan Jambi.

Sementara itu, Mensos bersama Bupati Indragiri Hulu Rezita Meylani Yopi juga membagikan bantuan berupa 50 paket sembako kepada masyarakat. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jalan Karangbong Sidoarjo Dalam Ancaman Banjir dan Kerusakan, DPRD Bilang Begini

Selain infrastruktur fisik, ulah kendaraan bertonase besar yang melintas tidak sesuai jam operasional turut memicu kerusakan.

Momen Siswa SMP Labschool Unesa 3 Surabaya dan Mahasiswa Asing Belajar Bahasa hingga Kuliner Tradisional

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen nyata SMP Labschool Unesa 3 dalam mencetak generasi muda yang berwawasan global tanpa melupakan akar budaya.

Kapasitas Pelabuhan Meningkat, Pakar UGM: Integrasi Logistik Darat jangan Diabaikan!

Prof. Kuncoro Harto Widodo, mengatakan pertumbuhan arus peti kemas perlu diimbangi dengan penguatan seluruh simpul dalam ekosistem logistik. 

6,1 Juta Batang Rokok dan Ribuan Liter Miras di Pasuruan Dimusnahkan

Gus Shobih menyebut tindakan ini juga bagian dari transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) hasil operasi penindakan.

Polda Jatim Bongkar Penipuan Kripto dan Saham Jaringan Internasional, Sita Uang Rp81,5 M

Atas ungkap ini, Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto pun mewanti-wanti masyarakat agar tidak gampang tergiur iming-iming investasi berimbal hasil tidak wajar.

7 Jam Geledah BPN Jatim, Ini Barang Bukti yang Disita KPK

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut perkara dugaan korupsi yang sebelumnya diungkap tim lembaga antirasuah di BPN Kota Mojokerto.