Minggu, 08 Nov 2026 00:02 WIB

Peringati Hari Anak Nasional 2022, Kemensos Gelar Sunatan Massal Gratis

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 22 Jul 2022 17:16 WIB
Salah satu peserta sunatan massal program Kemensos
Salah satu peserta sunatan massal program Kemensos

selalu.id - Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Korpri dan Sentra Handayani menggelar sunatan massal bagi anak-anak di wilayah Jakarta di Sentra Handayani, Jakarta Timur pada Kamis (21/7).

Sekretaris Jenderal Kemensos, Harry Hikmat dalam keterangannya mengatakan acara ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Hari Anak Nasional (HAN) 2022 yang jatuh pada tanggal 23 Juli.

Baca Juga: Kabar Gembira Warga Probolinggo, Gubernur Jatim Khofifah Gelontorkan Bantuan Rp19,6 M

"Kemensos mempunyai inisiatif untuk mengisi rangkaian HAN dengan membuat kegiatan bagi anak yang selama ini betul-betul memerlukan perlindungan khusus," ucapnya.

Kegiatan ini, lanjut Harry, sudah direncanakan sebagai salah satu bentuk dukungan Kemensos momentum Hari Anak Nasional 2022.

Sunatan massal ini dilaksanakan oleh Korpri dan Sentra Handayani untuk menandai dimulainya rangkaian kegiatan HAN 2022 oleh Kementerian Sosial.

Adapun kegiatan sunatan massal diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari wilayah Jakarta Timur, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara.

"Ternyata informasi yang kami sampaikan disambut baik oleh masyarakat, tercatat 50 anak mengikuti sunatan massal. Padahal peminat yang ingin sunat, lebih dari itu, namun terpaksa kami batasi, " kata Harry di hadapan wartawan yg hadir.

Hal ini merupakan upaya Kemensos dalam memberikan akses layanan kesehatan bagi masyarakat pra sejahtera.

"Peserta yang hadir tadi itu anak-anak berasal dari keluarga kurang mampu, yang selama ini untuk (biaya) kehidupan sehari-hari juga sulit. Ada yang anak pemulung, anak yang berasal dari pemukiman kumuh," tuturnya.

Baca Juga: Bansos BPNT Tahap 4 Sudah Cair, Ini Jadwal dan Cara Ambil Sesuai Desil

Untuk dapat mengikuti sunatan masal, terlebih dahulu dilakukan proses asesmen oleh Sentra Handayani. Hal ini untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Selain menerima layanan sunatan gratis, anak-anak juga mendapat bantuan ATENSI (Asistensi Rehabilitasi Sosial) berupa bantuan nutrisi dan sandang senilai Rp300 ribu untuk masing-masing anak. Panitia juga memfasilitasi biaya transportasi bagi anak serta orangtua atau pendamping yang hadir.

Salah satu orangtua, Nita Soradita Sitompul mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Kemensos atas kegiatan sunat massal dan juga bantuan yang diberikan.

"Alhamdulillah kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama bagi saya karena anak saya dua. Senang karena sudah dibantu," ucap ibu dua anak yang biasa disapa Nita.

Senada dengan Nita, Ny. Dawit yang juga turut hadir mendampingi anaknya juga menyampaikan rasa sukacitanya atas acara ini.

Baca Juga: BSU 2026 Sudah Turun, Ini Cara Cek dan Mencairkannya

"Kegiatan ini sangat bermanfaat dan membantu banget , apalagi buat yang kurang mampu. Kalau di klinik kan bayar enam ratus ribu. Apalagi ini juga dikasih bantuan lain, dikasih transport juga,"katanya.

Sementara itu, kegiatan sunat ini menghadirkan tim dokter dari Rumah Sakit Thamrin dan Poliklinik Kemensos. Sunat dilakukan dengan metode laser untuk meminimalisasi rasa sakit.

"Pas disuntik aja sakit dikit, tadi rasanya kayak digigit semut," kata Adhitiya Muhamad Rizki, salah satu anak yang disunat.

Untuk menambah kenyamanan anak-anak, panitia menyediakan pojok baca digital (Pocadi) yang dilengkapi dengan buku bacaan dan mainan anak. Dengan tata ruangan yang nyaman, mereka bisa bermain sambil menunggu giliran disunat. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Dramatis! Gol Menit Akhir Ivan Mamut Bawa Persija Bungkam Persebaya 1-0 dan Rebut Puncak Klasemen

Gol dramatis Ivan Mamut di penghujung laga memastikan Macan Kemayoran merangkak naik ke puncak klasemen sementara.

Vasa Hotel Surabaya Siapkan Kejutan Liburan Akhir Tahun Lewat Maison des Merveilles

Rudyanto Effendi, mengungkapkan bahwa para tamu akan dimanjakan dengan berbagai menu tradisi klasik Natal yang sarat cita rasa.

Misteri Bunker Jepang di Nganjuk, Konon jadi Bekas Penjara Presiden Soeharto

​Selain itu, benteng ini juga disebut-sebut menjadi tempat penahanan para pejuang yang terlibat dalam pemberontakan Pembela Tanah Air (PETA) di Blitar.

Lagi Heboh! Ahli Fisika Ramal Bumi Kiamat Pekan Depan, Begini Faktanya ​

​Topik ini sontak menarik perhatian publik, mengingat tidak ada satupun makhluk yang mengetahui pasti kapan dunia berakhir.

Aturan Baru Panti Pijat Mulai Desember 2026

Dengan aturan baru ini, panti pijat berkonsep terbuka resmi masuk dalam pengawasan ketat Kategori 3 dengan standar persyaratan yang jauh lebih mengikat.

Pemkot Surabaya Sabet Penghargaan Satya JKN Awards 2026

Capaian ini merupakan bukti nyata dari dedikasi, inovasi, serta kerja keras yang terbangun pada seluruh ekosistem pemerintahan dan ketenagakerjaan di Surabaya.