Sabtu, 26 Sep 2026 03:14 WIB

Rombongan Siswa Lab School Unesa Surabaya Kecelakaan di Bali, Ini Kronologinya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 20 Jun 2022 10:48 WIB
Mobil yang tertabrak bus berpenumpang siswa SMP Lab School 2 Unesa, Surabaya
Mobil yang tertabrak bus berpenumpang siswa SMP Lab School 2 Unesa, Surabaya

selalu.id - 38 siswa SMP Labschool Unesa 2 dinyatakan selamat dan hanya mengalami luka-luka ringan pada kecelakaan Bus Pariwisata bernopol B 7134 yang mereka tumpangi di Tabanan, Bali, jalur Denpasar-Singaraja pada Sabtu (18/6/2022).

Koordinator Musyawarah Kerja Kepala Sekolah SMP Swasta Erwin Darmogo menyebut bahwa siswa yang mengalami kecelakaan telah dirawat. Beruntung, mereka hanya mengalami cedera ringan.

Baca Juga: Parade 450 Polwan dari 43 Negara Meriahkan IAWP 2026 di Bali

"Hanya luka ringan. Sudah dirawat," kata Erwin, Senin (20/6/2022).

Erwin menyampaikan, 38 siswa yang berada di bus tersebut kini  sudah dalam perjalanan pulang ke Surabaya.

Kabarnya, seluruh siswa tersrebut dibawa pulang ke Surabaya dengan bus pengganti. Sebab, bus yang mereka tumpangi itu sudah tak bisa lagi gunakan.

"Sudah perjalanan pulang. Nggak ada yang kenapa-kenapa," ujarnya.

Menurut informasi yang diterimanya, terdapat 3 bus yang berangkat ke Bali untuk study tour. Satu bus diantaranya mengalami kecelakaan.

Nantinya rombongan siswa SMP Labschool Unesa 2 itu masih dalam perjalanan pulang ke Surabaya, hari ini Senin (20/6/2022).

"Informasi yang kami terima, semua sehat," tegasnya.

Baca Juga: Kecelakaan Dua Motor di Mojokerto, Satu Pemotor asal Jombang Tewas

Sebelumnya, bus pariwisata bernopol B 7134 WGA mengalami kecelakaan beruntun di jalur Denpasar-Singaraja.

Kecelakaan itu terjadi di Banjar Dinas Pacung, Desa Baturiti, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Sabtu (18/6/2022) malam.

Akibat kecelakaan tersebut, 5 orang dilaporkan meninggal dunia. Berdasarkan informasi di lapangan menyebutkan peristiwa kecelakaan lalu lintas itu di kilometer 48,9.

Menurut kesaksian, kecelakaan terjadi sekitar pukul 00.00 WITA. Bus pariwisata itu membawa penumpang dari sekolah SMP Laboratorium School Unesa 2 Surabaya.

Bus itu datang dari arah utara Singaraja untuk menuju arah selatan Denpasar. Kecelakaan terjadi saat bus melintas di jalan menurun mendadak rem bus tak berfungsi dan tidak terkendali.

Baca Juga: Identitas Korban Tewas dan Luka Laka Hiace di Tol Jombang-Mojokerto

Bus yang dikemudikan Agus Supriyanto asal Sidoarjo, Jawa Timur pun oleng kemudian menabrak mobil Avanza yang datang dari arah berlawanan.

Kemudian, bus itu menabrak mobil Suzuki APV sampai terperosok ke saluran air sebelah timur jalan.

Lantaran bus yang sudah tidak terkendali, bus kembali menabrak 4 kendaraan roda empat lainnya termasuk menabrak sepeda motor hingga pejalan kaki.

Menghindari tabrakan kembali sopir bus membanting setir hingga bus terperosok di perkebunan warga yang dalamnya sekitar 5 meter. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Layanan Home Care Pemkab Jember Dilirik Kemenkes, Jadi Inspirasi Daerah Lain

Meski begitu, Kemenkes tetap memberikan perhatian pada evaluasi program secara berkala guna memastikan efektivitasnya di lapangan.

ASN Surabaya jangan Enak-anakan, Begini Pesan Tegas DPRD

Sebelumnya, Wali Kota Eri Cahyadi telah menginstruksikan seluruh jajaran Pemkot untuk memindahkan sebagian aktivitas kerjanya ke Balai RW mulai Oktober 2026.

Progres RSUD Sedati Lampaui Target, Wabup Sidoarjo Wanti-wanti soal Kualitas Material

Inspeksi mendadak ini dilakukan menyusul adanya laporan dari masyarakat terkait dugaan lambannya pengerjaan fisik di lokasi.

Pemkot Surabaya Larang Sekolah Jual Seragam Mulai Tahun Depan, Ini Penjelasannya

Selain penyelarasan desain, Pemkot Surabaya secara eksplisit melarang pihak sekolah negeri melakukan aktivitas jual beli seragam kepada siswa maupun orang tua.

RAPBD Jatim 2027 Turun 8,2 Persen, Golkar Pertanyakan Pemangkasan Belanja Modal

Golkar pun meminta Pemprov Jawa Timur menjelaskan strategi menjaga ketersediaan infrastruktur, konektivitas, hingga pemerataan layanan publik.

Viral Wadah MBG di Patrang Jember Disebut Kurang Bersih, Ini Kata Pihak Pengelola

Keluhan tersebut mengemuka setelah akun Facebook IWJ Ofisial milik Muhamad Abas mengunggah foto wadah makanan atau ompreng MBG yang dinilai kurang bersih.