Desa Sidorejo Sidoarjo Sulap Greenhouse jadi Wisata Petik Melon Premium
- Penulis : Ariyanto
- | Rabu, 07 Okt 2026 16:15 WIB
selalu.id - Lahan desa yang sebelumnya kurang produktif di Sidorejo, Kecamatan Krian, Sidoarjo kini dikembangkan menjadi kawasan budidaya sekaligus wisata petik melon premium.
Dari greenhouse tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melihat peluang baru untuk memperkuat ekonomi desa sekaligus ketahanan pangan.
Baca Juga: Hanya 19 Penghuni, Wabup Sidoarjo Usul Rusunawa Tambak Kemerakan Gratis 1 Tahun
Wisata Petik Melon Premium Desa Sidorejo resmi dibuka Bupati Sidoarjo Subandi, Rabu (7/10/2026). Lokasinya berada di Greenhouse Ketahanan Pangan Desa Sidorejo yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Tiga varietas melon dikembangkan di dalam greenhouse tersebut, yakni Sweet Hami, Sweet Net 9, dan Sweet Lavender. Sistem budidaya itu memungkinkan produksi tetap berjalan meski memasuki musim hujan.
Potensi ekonominya menjadi salah satu alasan pengembangan greenhouse mendapat perhatian. Pengelola menyebut modal sekitar Rp25 juta dapat menghasilkan pendapatan sekitar Rp44 juta. Dengan demikian, keuntungan yang diperoleh mencapai sekitar Rp19 juta.
Bagi Subandi, angka tersebut menunjukkan bahwa lahan desa dapat diubah menjadi aset yang menghasilkan apabila dikelola dengan inovasi dan perencanaan yang tepat.
“Ini tadi baru satu orang yang mengerjakan. Kalau kita punya lahan luas, peningkatan penghasilan kita juga tambah tinggi. Kalau PAD-nya tinggi, perangkat juga sejahtera. Lingkungan setempat juga bisa merasakan manfaat dari lahan-lahan yang ada di sekitarnya,” jelasnya.
Subandi mengatakan konsep serupa tidak harus berhenti di Sidorejo. Pemerintah desa dinilai memiliki ruang untuk mengembangkan potensi masing-masing, terutama dengan memanfaatkan lahan kosong atau aset desa yang selama ini belum memberikan nilai ekonomi optimal.
“Berarti inovasi Pak Lurah ini luar biasa, terutama BUMDes. Saya mengajak dinas pertanian nanti bekerja sama dengan kepala desa, berkolaborasi, supaya pemerintah bisa menganggarkan, terutama untuk peningkatan ketahanan pangan,” katanya.
Baca Juga: Satpol PP Sidoarjo Tertibkan 8 Bangunan di Frontage Road Waru
Subandi juga membuka peluang dukungan melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk mendorong pengembangan inovasi di tingkat desa. Ia berharap kepala desa tidak hanya mengandalkan pola pengelolaan lahan yang konvensional.
“Kita siapkan dan kita anggarkan. Harapannya seluruh kepala desa bisa mengembangkan potensi masing-masing, sehingga minimal Sidoarjo ini bisa menjadi kota petik melon. Ini harapan kita.” tegasnya.
Pengembangan greenhouse juga dinilai memiliki keunggulan dari sisi keberlanjutan produksi. Dengan kondisi lahan yang terlindungi, budidaya tidak terlalu bergantung pada kondisi cuaca sehingga aktivitas ekonomi tetap dapat berjalan ketika curah hujan meningkat.
“Kalau kita punya lahan seperti ini, minimal nanti BUMDes dengan PKK bisa menampilkan. Tujuannya, pemerintah hadir, desa hadir. Daripada mengelola aset tanah yang kurang produktif, yang seperti ini meskipun musim hujan tetap bisa produktif. Tetap jalan,” paparnya.
Selain menjadi sentra budidaya, keberadaan wisata petik memberikan tambahan nilai pada hasil pertanian. Pengunjung tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga dapat melihat langsung proses budidaya melon premium yang dikembangkan desa.
Baca Juga: Bupati Sidoarjo Desak Proyek Jembatan Candinegoro Dipercepat
Subandi menilai peluang pasarnya masih terbuka, termasuk untuk masuk ke pasar modern. Kualitas rasa menjadi salah satu keunggulan yang dapat dijadikan modal pemasaran.
“Ini pasar premium karena manis sekali. Kalau dibiarkan satu hari, rasanya sudah berbeda, lebih manis lagi,” ujarnya.
Pengembangan di Sidorejo sekaligus menunjukkan bahwa ketahanan pangan desa dapat diarahkan tidak sekadar pada pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi kegiatan ekonomi yang menghasilkan.
Dengan pengelolaan melalui BUMDes dan dukungan pemerintah, lahan desa berpeluang menjadi sumber pendapatan baru sekaligus membuka ruang usaha bagi masyarakat.
Editor : Zein MuhammadURL : https://selalu.id/news-15840-desa-sidorejo-sidoarjo-sulap-greenhouse-jadi-wisata-petik-melon-premium
