Respons Santai Syaifuddin Zuhri Soal Eks Kader PDIP Pindah ke PSI, Ini Fokus yang Lebih Penting
- Penulis : Ade Resty
- | Rabu, 14 Okt 2026 18:58 WIB
selalu.id - Sekretaris DPC PDI Perjuangan (PDIP) Surabaya, Syaifuddin Zuhri atau Kaji Ipuk, menanggapi santai perpindahan sejumlah mantan kader ke partai politik lain, termasuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Dia menyebut keputusan itu merupakan hak pribadi setiap orang dan menegaskan PDIP memiliki agenda konsolidasi yang lebih penting untuk dikerjakan.
Baca Juga: Mantan Kader PDIP Surabaya Ramai-ramai Pindah ke PSI, Ini Reaksi Armuji
Pernyataan itu disampaikan di tengah upaya PDIP Surabaya memperkuat organisasi dan mengevaluasi perolehan suara pada Pemilu 2024.
Alih-alih merisaukan perpindahan mantan kader, Kaji Ipuk mengatakan partainya memilih fokus memperbaiki kekurangan dan menjaga dukungan masyarakat.
“Terkait dengan mantan yang bergabung di partai sebelah, itu hak mereka. Bagi kita itu hak pribadi mereka dan PDI tidak terlalu risau juga kalau seandainya begitu ada-ada begitu aja. Kan bukan kekuatan satu-satunya. PDI sudah terbiasa untuk begitu-begitu. Ngapain kita mikirin, kan itu hak mereka,” tegas Kaji Ipuk, Rabu (14/10/2026).
Dia menambahkan, perpindahan individu tidak menjadi satu-satunya faktor yang menentukan kekuatan partai. PDIP perlu terus memperkuat barisan dan memastikan kader tetap bergerak di tengah masyarakat.
Kaji Ipuk juga menyinggung perlunya edukasi bagi kader yang dinilai masih perlu memahami nilai dan jati diri partai. Namun, dia tidak merinci siapa yang dimaksud dalam pernyataannya tersebut.
Baca Juga: Penjelasan PSI Surabaya di Balik Foto Viral Pertemuan dengan Kader PDIP
Di tengah dinamika perpindahan kader, Kaji Ipuk menyebut PDIP Surabaya lebih memilih mengevaluasi kekurangan yang membuat perolehan suara partai menurun pada Pemilu 2024.
Dia mengatakan konsolidasi internal terus dilakukan melalui rapat rutin fraksi setiap pekan, penguatan koordinasi, serta agenda musyawarah ranting dan musyawarah anak cabang.
“PDIP Perjuangan pernah suaranya 2024 kalah, ya kita akan koreksi kekurangan apa yang selama ini terjadi. Maka itu kita harus optimis untuk bisa memenangkan dan mengembalikan suara partai,” jelasnya.
Menurut Kaji Ipuk, mempertahankan dukungan masyarakat membutuhkan kerja politik yang berkelanjutan, bukan hanya menjelang pemilu. Kader diminta memahami persoalan warga dan merespons kebutuhan mereka melalui langkah konkret.
Baca Juga: PSI Surabaya Sebut Bakal Banyak Kader Partai Lain Bergabung Jelang Pemilu 2029
“Jadi langkah yang paling-paling konkrit adalah bagaimana kita bisa membaca situasi kebatinan masyarakat dan apa yang disenangi masyarakat, itulah langkah konkrit dalam hal taktik politik,” katanya.
Politisi yang yang menjabat Ketua DPRD Surabaya ini juga mengingatkan pentingnya menjaga basis pemilih yang selama ini identik dengan PDIP.
“Makanya basis merah ini terus harus kita pelihara, jangan sampai orang yang senang terhadap PDI Perjuangan itu akan lari manakala kita lupa atas jati diri kita sebagai kader PDI Perjuangan yang secara historis memiliki psikologis gerakan massa,” pungkasnya.
Editor : Zein Muhammad