Kamis, 22 Okt 2026 06:03 WIB

Dapur Makan Bergizi Gratis Dibuka di Sukomanunggal, Sasar Siswa hingga Ibu Hamil

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 26 Jan 2026 14:28 WIB
Foto: Peresmian pembukaan SPPG di Sonokwijenan, Sukomanunggal
Foto: Peresmian pembukaan SPPG di Sonokwijenan, Sukomanunggal

selalu.id - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sonokwijenan resmi dibuka di Jalan Raya Kupang Baru, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya, Senin (26/1/2026). 

 

Baca Juga: 31 SPPG di Sidoarjo Disuspensi, Kadin Sebut 10 SLHS Segera Terbit

Pembukaan dapur layanan gizi ini menjadi bagian dari penguatan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah.

 

Pemilik Yayasan Bakti Desa Nusantara, Hj. Indah, mengatakan pembukaan SPPG Sonokwijenan merupakan hasil kolaborasi yayasan dengan sejumlah mitra strategis guna memastikan program MBG berjalan optimal, mulai dari proses produksi hingga distribusi kepada penerima manfaat.

 

“Di Surabaya sendiri ada sekitar 100 dapur, sementara di Jawa Timur kurang lebih 300 dapur. Kami merangkul mitra untuk membantu dari sisi pembangunan dapur, penyusunan menu, ketertiban operasional, sampai penyaluran ke penerima manfaat. Semuanya harus berjalan sinergis,” ujar Hj. Indah, kepada selalu.id.

 

Ia menjelaskan, kolaborasi tersebut juga membuka peluang kerja bagi masyarakat, sekaligus memastikan kualitas makanan yang disalurkan sesuai standar. Menurutnya, program MBG merupakan langkah mulia pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

 

“Program ini sangat baik, karena anggarannya jelas dari negara dan bisa menghasilkan makanan dengan kualitas terbaik. Program Pak Prabowo ini sangat mulia,” imbuhnya.

 

Baca Juga: 18 Murid TK Diduga Keracunan MBG, SPPG Penyedia Kerap Dapat Keluhan

Sementara itu, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) SPPG Sonokwijenan, Handoyo, menyampaikan bahwa dapur SPPG Sonokwijenan pada tahap awal menyalurkan sebanyak 1.140 porsi makanan per hari dengan nilai anggaran Rp1.140.000 per hari.

 

“Kami melaksanakan program pemerintah dan berkomitmen memberikan makanan terbaik. Penerima manfaat bukan hanya siswa sekolah, tetapi juga ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta kelompok B3 lainnya,” jelas Handoyo.

 

Ia menambahkan, distribusi dilakukan berdasarkan wilayah kecamatan. Saat ini, dalam satu kecamatan telah tersedia dua dapur SPPG yang melayani sekolah-sekolah di wilayah tersebut.

 

Baca Juga: Sebanyak 166 SPPG Siap Diresmikan Prabowo, Total Polri Punya 1.376 Dapur MBG

“Untuk tahap awal jumlahnya 1.140 porsi dulu. Setelah berjalan dan terbiasa, jumlahnya akan ditambah sesuai evaluasi,” katanya.

 

Terkait operasional, Handoyo memastikan dapur SPPG Sonokwijenan siap mulai mendistribusikan makanan pada Kamis mendatang. Adapun menu yang disajikan mengutamakan bahan bergizi seperti daging ayam, ikan, dan telur yang diolah secara higienis.

 

“Bahan dasarnya ayam, ikan, dan telur. Kita olah langsung untuk memastikan kandungan gizinya tetap terjaga,” pungkasnya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.