Selasa, 29 Sep 2026 18:28 WIB

RPJMD Surabaya 2025–2029 Disepakati, Target Kota Dunia Dicanangkan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 10 Jul 2025 12:12 WIB

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan DPRD Surabaya resmi menyepakati Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Surabaya, Rabu (9/7/2025).

 

Baca Juga: Banyak ASN Pemkot Surabaya Langgar Aturan, Dari Terlibat Pungli hingga Penyalahgunaan Wewenang

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan perhatian seluruh jajaran legislatif, khususnya panitia khusus yang terlibat aktif dalam pembahasan Raperda RPJMD tersebut.

 

“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pimpinan dan seluruh anggota dewan yang telah memberikan perhatian, masukan, dan tenaga dalam pembahasan RPJMD ini,” ujar Eri.

 

Eri menegaskan, koreksi dan masukan dari DPRD merupakan bagian dari semangat bersama untuk mewujudkan Surabaya yang lebih maju. Visi utama RPJMD 2025–2029 adalah menjadikan Surabaya sebagai kota dunia dalam lima tahun ke depan.

 

Sejumlah proyek strategis dan peningkatan layanan publik disiapkan sebagai prioritas pembangunan, termasuk pengembangan sistem transportasi umum massal, peningkatan akses dan kualitas pendidikan, serta pelayanan kesehatan.

 

“Dalam RPJMD ini, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih efisien dan mudah diakses masyarakat,” katanya.

Baca Juga: RAPBD Surabaya 2027 12,8 Triliun, DPRD Dorong Program Terkoneksi ke Pemerintah Pusat

 

Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi salah satu sasaran utama, antara lain melalui perluasan akses pendidikan, peningkatan lama sekolah, serta penguatan layanan kesehatan.

 

“Termasuk peningkatan lama sekolah, layanan kesehatan, dan akses pendidikan berkualitas. Semua itu menjadi indikator penting menuju kota dunia,” imbuhnya.

 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Siapkan Perwali PRT, Tak Hanya Pekerja tapi Juga Lindungi Agen P3RT

Eri menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan.

 

“Kota-kota dunia yang berhasil tidak dibangun oleh pemerintah saja. Dibutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat. Kolaborasi inilah yang mempercepat pertumbuhan IPM dan ekonomi,” ujarnya.

 

Setelah disepakati bersama, dokumen RPJMD ini akan dikirimkan ke Gubernur Jawa Timur untuk dievaluasi sesuai ketentuan yang berlaku. RPJMD akan menjadi acuan penyusunan APBD mulai 2026 hingga 2029, dengan sasaran pembangunan jangka menengah hingga 2030.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pelindo Perkuat Integrasi Layanan di TPK Bagendang dan Bumiharjo

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari transformasi Pelindo dalam mendukung kelancaran arus barang dan penguatan rantai logistik nasional.

Tabrak Pikap Tetangga Parkir Sembarangan di Mojokerto, Pemuda Tewas

Korban saat kejadian sedang mengendarai motor Vixion nopol S 4076 NAK.

172 PPDS FK Unair Muntah dan Pusing, Begini Kondisinya 

dari ratusan peserta yang mengeluhkan kondisi kesehatan, tidak semuanya membutuhkan perawatan di rumah sakit. 

Momen Bos BRI Jember Turun Gunung Sapa Nasabah dalam Peringatan HPN 2026

Bagi Adhitya, HPN bukan panggung seremoni tahunan belaka. Ini adalah ruang refleksi untuk melihat kualitas layanan BRI dari kacamata masyarakat.

Jelang Peralihan Nota, TPK Perawang Perkuat Komunikasi dengan Pengguna Jasa

Pengguna jasa juga tetap dapat mengakses layanan melalui customer portal yang tersedia, termasuk PARAMA dan IBS.

Operasi Tekan ODOL di Sidoarjo, Puluhan Truk Tak Laik Jalan

Kegiatan ini menyasar sejumlah aspek, mulai dari kelengkapan administrasi, persyaratan teknis, perlengkapan keselamatan, hingga potensi pelanggaran ODOL.