Sabtu, 26 Sep 2026 02:18 WIB

Program MBG Disosialisasikan ke Warga Surabaya, Sasar Anak dan Ibu Hamil

Sosialisasi MBG
Sosialisasi MBG

selalu.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu program strategis nasional dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memperkuat gizi masyarakat untuk melahirkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

 

Baca Juga: Viral Wadah MBG di Patrang Jember Disebut Kurang Bersih, Ini Kata Pihak Pengelola

Kegiatan sosialisasi MBG digelar di Balai RW 6, Pacarkembang, Tambaksari, Surabaya, pada Jumat (13/6/2025). Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya diberikan akses terhadap makanan bergizi, tetapi juga edukasi tentang pentingnya asupan nutrisi seimbang.

 

Acara ini dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI Arzeti Bilbina, Analis Kebijakan SDM Ahli Madya Kedeputian Pemantauan dan Pengawasan BGN Moch. Halim, serta Dosen Universitas Airlangga Dini Ririn Andrias.

 

Dalam kesempatan tersebut, Arzeti Bilbina mengajak masyarakat menjaga kebersihan dan menerapkan pola makan sehat dengan memperhatikan kandungan gizi, protein, dan karbohidrat seimbang.

 

“Program MBG menjadi program prioritas Presiden Prabowo, oleh karenanya harus didukung penuh oleh semua pihak, tidak terkecuali Komisi IX sebagai mitra kerjanya. Dengan begitu, diharapkan masyarakat dapat membantu dan mengawasi program ini agar berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” ucap Arzeti.

 

Sementara itu, Moch. Halim menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memiliki visi besar bernama Asta Cita untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

 

“Untuk mendukung pencapaian visi tersebut, berbagai strategi telah dijalankan, salah satunya melalui peningkatan asupan gizi masyarakat melalui Program MBG serta penguatan edukasi gizi agar masyarakat semakin sadar pentingnya pola makan sehat dan seimbang,” kata Halim.

 

Baca Juga: 31 SPPG di Sidoarjo Disuspensi, Kadin Sebut 10 SLHS Segera Terbit

Program MBG diprioritaskan bagi peserta didik di jenjang PAUD, SD, SMP, dan SMA, serta kelompok non-didik seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

 

Selain meningkatkan pemahaman masyarakat tentang gizi, program ini juga diharapkan memberi kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Halim menjelaskan, MBG membuka peluang kerja melalui pendirian dapur sehat atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dengan tenaga operasional yang direkrut dari warga setempat.

 

“Keberadaan SPPG tidak hanya meningkatkan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar,” ujar Halim.

 

Masyarakat yang berminat menjadi mitra Badan Gizi Nasional (BGN) dapat mendaftar melalui situs resmi www.bgn.go.id.

Baca Juga: Temuan Jeruk MBG Berbelatung di SDN Tandes Kidul 1 Surabaya, Dewan Minta Usut Tuntas

 

Dosen Universitas Airlangga, Dini Ririn Andrias, juga menyampaikan persoalan gizi yang berkaitan dengan pola makan, termasuk stunting, anemia, obesitas, serta sindrom metabolik seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung.

 

“Pola makan yang tidak sehat, khususnya konsumsi makanan cepat saji, tidak segar, atau olahan secara berlebihan, berkontribusi besar terhadap munculnya kondisi-kondisi tersebut,” jelas Dini Ririn.

 

Ia menegaskan bahwa pola makan dengan prinsip gizi seimbang penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh, memenuhi kebutuhan energi harian, mencegah penyakit, dan mempertahankan berat badan ideal.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Layanan Home Care Pemkab Jember Dilirik Kemenkes, Jadi Inspirasi Daerah Lain

Meski begitu, Kemenkes tetap memberikan perhatian pada evaluasi program secara berkala guna memastikan efektivitasnya di lapangan.

ASN Surabaya jangan Enak-anakan, Begini Pesan Tegas DPRD

Sebelumnya, Wali Kota Eri Cahyadi telah menginstruksikan seluruh jajaran Pemkot untuk memindahkan sebagian aktivitas kerjanya ke Balai RW mulai Oktober 2026.

Progres RSUD Sedati Lampaui Target, Wabup Sidoarjo Wanti-wanti soal Kualitas Material

Inspeksi mendadak ini dilakukan menyusul adanya laporan dari masyarakat terkait dugaan lambannya pengerjaan fisik di lokasi.

Pemkot Surabaya Larang Sekolah Jual Seragam Mulai Tahun Depan, Ini Penjelasannya

Selain penyelarasan desain, Pemkot Surabaya secara eksplisit melarang pihak sekolah negeri melakukan aktivitas jual beli seragam kepada siswa maupun orang tua.

RAPBD Jatim 2027 Turun 8,2 Persen, Golkar Pertanyakan Pemangkasan Belanja Modal

Golkar pun meminta Pemprov Jawa Timur menjelaskan strategi menjaga ketersediaan infrastruktur, konektivitas, hingga pemerataan layanan publik.

Ketika Energi Bersih Menentukan Masa Depan Industri Indonesia

Dalam pidato pembukaan General Debate pada 22 September, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres menyebut dunia sedang menghadapi empat tests of power.