Begini Aksi Wali Kota Eri Pada Teaterikal Perobekan Bendera Belanda di Hotel Majapahit Surabaya

Reporter : Ade Resty
Aksi teaterikal perobekan bendera Belanda di Hotel Majapahit Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya menggelar pertunjukan teatrikal peristiwa perobekan bendera Belanda di Hotel Majapahit, Jalan Tunjungan, Minggu (17/9/2023).

Pagelaran itu untuk memperingati peristiwa perobekan bendera Belanda di Gedung yang dulu bernama Hotel Yamato pada 10 November 1945 silam.

Baca juga: Meniti Kasih di Ruang Tak Terbatas: Ketika Seni, Kuliner dan Cinta Menyatu di Grand Wedding Fair 2026

Ribuan masyarakat antusias menyaksikan aksi teatrikal tersebut. Tercatat, aksi ini juga dihadiri 1.300 orang veteran serta ratusan pelajar.

"Alhamdulilah perobekan hari ini semakin banyak antusias penonton yang ingin melihat. Ini menunjukkan jiwa perjuangan di Surabaya semakin meningkat,"kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, usai acara teatrikal, kepada selalu.id.

Baca juga: Wali Kota Eri: Pemilik Kos Surabaya Jangan Cuma Cari Untung, Jaga Keamanan Lingkungan!

Eri menjelaskan bahwa teatrikal perobekan bendera Belanda ini selalu berbeda setiap tahunnya. Ia menyebut aksi teaterikal menggambarkan keberanian pemuda-pemuda yang biasa disebut arek Surabaya merobek warna biru pada bendera Belanda hingga menjadi bendera merah putih.

"Alhamdulilah teatrikal tahun ini berbeda. setiap tahun berbeda, sehingga menarik. Yang lihat tak hanya dari Surabaya tapi luar Surabaya juga banyak,"jelasnya.

Baca juga: Wali Kota Eri Perintahkan Tutup Panti Asuhan Tak Berizin di Surabaya Buntut Kasus Kekerasan Seksual

Dalam momen memperingati peristiwa perobekan bendera belanda ini, Eri menegaskan, meski sudah merdeka Indonesia harus berani tak hanya menyobek bendera biru Belanda. Namun juga permasalahan kemiskinan, kebodohan, Stunting dan lainnya.

"Diperlukannya semangat arek Suroboyo untuk kemerdekaan surabaya dari stunting, kebodohan, kemiskinan," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru