selalu.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya menyebut bahwa 18 korban ambrolnya seluncuran Waterpark kenjeran dinyatakan telah membaik. Namun 17 diantaranya sudah menjalani rawat inap atau diperbolehkan pulang dari RS.
Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina, mengatakan hanya tinggal 1 korban yang dirawat di RSUD dr Soetomo.
Baca juga: Sederet Gebrakan dan Janji Dirut PDAM Surabaya yang Baru, Akankah Terwujud?
"Alhamdulillah kondisi korban membaik ya. Seluruh korban yang dirawat di RSUD dr Soewandhie sudah pulang. Di RSUD dr Soetomo masih ada 1 orang," kata Nanik saat ditemui selalu.id, Selasa (17/5/2022).
Nanik menjelaskan, untuk pasien yang dinyatakan patah pulang, kondisi korban semakin membaik. Salah satu anak yang dinyatakan lumpuh.
"Saat ini mereka sedang rawat jalan. Jadi kondisinya tetap dipantau," ujarnya.
Baca juga: Pemkot Surabaya Gelar Lomba Kampung Pancasila, Ini Syarat dan Kriteria Penilaiannya
Wahana seluncuran air di Kenjeran Waterpark Surabaya ambrol, pada Sabtu (7/5/2022) lalu.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Anton Elfrino Trisanto mengatakan bahwa korban rata-rata berusia anak-anak. Dari kejadian itu, tidak ada korban meninggal dunia.
"Kami dapat laporan di wahana Kenjeran Park anjungan Waterpark ada perosotan air yang ambrol," kata Anton
Baca juga: Kisah Pilu Bunga, Gadis Tunanetra Korban Kekerasan Seksual Anak Pelimik Panti Asuhan di Surabaya
Anton menyebut sudah masuk ke dalam untuk mengecek dan membuat perimeter. Hal itu dilakukan memastikan tidak ada korban lain.
"Hasil deteksi awal bahwa ada 15 korban yang sudah dibawa ke RS tidak ada meninggal dunia," jelasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi