Soal Kabar Penangkapan Jenderal Polisi, Ini Dugaan Pelanggarannya

Reporter : Achmad Supriyadi
Ilustrasi penangkapan Jenderal Polisi. (Dok. Google Gemini/AI).

selalu.id - Mabes Polri diduga menemukan dugaan praktik penyadapan yang mengincar lingkaran utama Istana Kepresidenan.

Isu sensitif ini memicu pergerakan cepat dari Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Mabes Polri melalui operasi penindakan rahasia.

Baca juga: Presiden Prabowo Diduga Disadap, Ini Komentar PDIP untuk Polri

Dalam operasi pengamanan tersebut, sejumlah perwira tinggi kepolisian dilaporkan sempat dimintai keterangan intensif.

Mantan Kapolri Jenderal Polisi (Purn) LSP, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan, dikabarkan sempat dibawa oleh tim khusus ke Mabes Polri guna klarifikasi. Namun, seusai menjalani pemeriksaan awal, yang bersangkutan dilaporkan telah dipulangkan.

Langkah tegas pengusutan ini turut berdampak langsung pada jajaran pimpinan divisi Mabes Polri. Kepala Divisi Hukum (Kadivkum) Polri, Irjen Pol Ahrie Sonta, dikabarkan ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Irjen Ahrie Sonta, yang dikenal memiliki rekam jejak sebagai mantan ajudan Presiden Prabowo Subianto, diduga memainkan peran kunci dalam aktivitas penyadapan tersebut.

Langkah penindakan senyap ini bergulir hanya berselang satu bulan setelah kepemimpinan Polri diserahterimakan kepada Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.

Baca juga: Eks Kapolri Listyo Sigit hingga Ahrie Sonta jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden

Sejak awal menjabat, Suyudi telah menegaskan fokus utamanya pada konsolidasi internal serta pembersihan organisasi demi menjaga stabilitas keamanan nasional.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir saat dikonfirmasi awak media enggan memberikan jawaban tegas.

Mantan Kapolrestabes Surabaya tersebut tidak membenarkan maupun membantah kabar pengamanan para pati Polri tersebut.

Isir meminta semua pihak bersabar. Ia berjanji akan memberikan keterangan resmi kepada publik pada waktu yang tepat.

Baca juga: Desas-desus Penangkapan Jenderal Polisi, Ini Kata Mabes Polri

"Nanti ada saatnya, ya. Mungkin ndak lama lagi, ya. Oke. Makasih ya," jelasnya, Selasa (3/11/2026).

Menyeruaknya kabar pengamanan sejumlah perwira tinggi kepolisian ini langsung memicu beragam spekulasi liar di ruang publik.

Isu yang berkembang mengaitkan pengamanan tersebut dengan berbagai dugaan kasus, mulai dari penyadapan, keterlibatan jaringan judi online, hingga tindak pidana korupsi.

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru