Operasi Patuh Semeru 2026, Polisi Bagikan Cokelat untuk Pengendara di Jember

Reporter : Ahmad Nurul Wijaya
Kapolres Jember beserta jajaran saat turun kejalan untuk memberikan coklat pada pengguna jalan di depan mapolres jember (Nurul/selalu.id)

selalu.id - Polres Jember menggelar Operasi Patuh Semeru 2026 selama dua minggu kedepan dengan mengedepan secara humanis. Polisi juga membagikan cokelat dan es krim, serta menempelkan stiker imbauan tertib berlalu lintas.

Kapolres Jember AKBP Alaidin bersama jajaran turun langsung menemui pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat. Melalui pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat, petugas berupaya menyampaikan pesan keselamatan tanpa menghilangkan ketegasan dalam penegakan aturan.

Baca juga: Operasi Patuh Semeru 2026 di Jatim, 9 Sasaran Utama Ini Bakal Ditindak

Kapolres Jember menegaskan, Operasi Patuh Semeru 2026 mengedepankan pendekatan humanis, tetapi tidak mengesampingkan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas.

“Dengan tagline 'Pak Kapolri, Polisi Bersama Masyarakat', operasi ini adalah Operasi Patuh Semeru 2026. Penindakan tetap berlaku, tetapi dilakukan secara humanis. Harapannya, masyarakat sadar dalam berkendara, melengkapi surat-surat, serta memenuhi seluruh kelengkapan kendaraan,” ujarnya, Senin (26/10/2026).

Menurutnya, membangun budaya tertib berlalu lintas tidak cukup hanya melalui operasi yang berlangsung dalam kurun waktu tertentu. Edukasi harus dilakukan secara berkelanjutan agar kepatuhan masyarakat tumbuh dari kesadaran, bukan semata-mata karena takut terkena sanksi.

“Kita edukasi secara kontinu. Jadi, tidak hanya pada saat Operasi Patuh, tetapi setelah operasi pun tetap kita lakukan edukasi tentang tata cara menggunakan jalan yang baik dan benar serta melengkapi surat-surat kendaraan bermotor,” tegasnya.

Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan keselamatan ketika berada di jalan raya. Pengendara diminta menjaga emosi, saling menghargai, dan tidak memaksakan kehendak yang berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.

Baca juga: Bupati Fawait Minta Koni Jember Targetkan Kebangkitan Prestasi di Porprov Jatim 2027

“Harapan saya kepada masyarakat Jember, dalam Operasi Patuh Semeru 2026 ini kita tetap bijak berkendara, saling mengalah, dan saling menjaga emosi. Ingat, keluarga selalu menanti kita di rumah, baik istri maupun anak-anak,” pesannya.

Disisi lain, Kasatlantas Polres Jember AKP Ade Andini, menjelaskan bahwa Operasi Patuh Semeru 2026 berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.

Operasi ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya TNI, Polri, Dinas Perhubungan (Dishub), serta pemangku kepentingan terkait. Sinergi lintas instansi tersebut diharapkan memperkuat upaya menciptakan ketertiban dan meningkatkan keselamatan berlalu lintas di Kabupaten Jember.

Ade menjelaskan, kegiatan operasi dibagi ke dalam tiga pendekatan, yakni 20 persen preventif, 50 persen preemtif, dan 30 persen represif. Komposisi tersebut menempatkan edukasi dan upaya pencegahan sebagai bagian penting dalam pelaksanaan operasi, tanpa menghilangkan penegakan hukum.

Baca juga: Ratusan Anak Muda Jember Politik PAR Alternatif Indonesia, Lawan Oligarki dengan Nilai Bukan Identitas

Pihaknya mengimbau masyarakat agar selalu berkonsentrasi saat berkendara, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta memastikan kelengkapan surat-surat dan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan.

Melalui Operasi Patuh Semeru 2026, Polres Jember berharap kesadaran berlalu lintas semakin mengakar di tengah masyarakat. Sebab, tertib berlalu lintas bukan sekadar kewajiban untuk menghindari sanksi, melainkan bentuk tanggung jawab dalam menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Dengan demikian, keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari jumlah pelanggaran yang ditindak, tetapi juga dari tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas setiap kali berkendara.

Editor : Achmad Supriyadi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru