selalu.id - PS Barito Putera harus menelan pil pahit di hadapan pendukungnya sendiri. Laskar Antasari dipaksa bertekuk lutut usai menyerah 0-1 dari Persela Lamongan pada laga lanjutan Liga 2 Pegadaian Championship 2026/2027 Grup Timur di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Minggu (4/10/2026).
Hasil minus ini menjadi rekor kelam bagi tim tuan rumah. Hasil tersebut sekaligus menandai kekalahan perdana anak asuh Barito Putera saat bermain di kandang sendiri sepanjang musim ini.
Baca juga: Persela Lamongan Bantai PSBS Biak 6-0, Ini Kata Coach Bima Sakti
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Barito Putera sebenarnya langsung menggebrak dan mengambil inisiatif serangan.
Peluang emas pertama tercipta pada menit ke-9 lewat sepakan spekulasi Wildan dari luar kotak penalti, namun bola masih dengan mudah diamankan penjaga gawang Persela.
Gelombang tekanan terus dialirkan Laskar Antasari melalui variasi serangan Murilo dan Aimar. Sayang, kokohnya pertahanan Laskar Joko Tingkir membuat sederet peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol.
Stadion 17 Mei sempat bergemuruh pada menit ke-25 saat Daffa menggetarkan jala Persela usai memanfaatkan umpan lambung Kodai.
Namun, kegembiraan tuan rumah sirna seketika setelah wasit menganulir gol tersebut karena Murilo dianggap melakukan pelanggaran terlebih dahulu terhadap kiper lawan.
Persela yang mengandalkan serangan balik sempat mengancam di masa injury time babak pertama lewat sundulan Daniel, tetapi bola masih menyamping. Skor kacamata 0-0 bertahan hingga turun minum.
Baca juga: Jelang Laga Panas Persela Vs Persis Solo, Polisi Amankan Puluhan Miras
Memasuki paruh kedua, juru taktik Barito memasukkan Rizky Pora untuk menggantikan Wildan guna menambah daya gedor dari sektor sayap. Masuknya pemain senior ini terbukti membuat alur serangan Barito kian agresif.
Pada menit ke-57, umpan manja Rizky Pora berhasil disambut sundulan tajam Murilo. Apes, kiper Persela tampil sigap menepis bola yang mengarah ke gawang.
Asyik menyerang, lini pertahanan Barito justru mulai kewalahan meladeni tekanan Persela di pertengahan babak kedua. Ancaman serius datang pada menit ke-71 lewat sepakan Cabral dari dalam kotak penalti, meski bola masih tipis di sisi kanan gawang.
Petaka bagi tuan rumah akhirnya benar-benar datang pada menit ke-79. Berawal dari skema sepak pojok yang dieksekusi Caique, Dandy yang berdiri bebas berhasil menyambar bola dengan sundulan terukur hingga membobol gawang Barito. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan tim tamu.
Tersengat gol tersebut, Barito Putera menaikkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan di sisa waktu. Upaya spekulasi Kodai lewat tembakan jarak jauh pada menit ke-89 pun masih mengarah tepat ke pelukan kiper Persela.
Hingga peluit panjang dibunyikan menyertai tambahan waktu empat menit, tak ada gol balasan yang tercipta. Persela Lamongan sukses mengamankan poin penuh lewat kemenangan 1-0 di Banjarmasin.
Hasil manis ini menjadi modal krusial bagi Persela untuk terus bersaing di papan atas klasemen Pegadaian Championship 2026/2027. Sementara bagi Barito Putera, kekalahan ini menjadi PR besar dan bahan evaluasi total usai membuang banyak peluang di rumah sendiri.
Editor : Zein Muhammad