Jember Pecahkan Dua Rekor MURI dalam Peringatan HAN 2026

Reporter : Ahmad Nurul Wijaya
Senior Representative MURI Ari Andriani saat memberikan penghargaan rekor MURI pada Pemkab Jember. (Dok. Diskominfo Jember).

selalu.id - Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Kabupaten Jember berlangsung istimewa, Senin (10/8/2026).

Bukan sekadar menjadi ajang perayaan, kegiatan yang digelar di Alun-Alun Jember, itu berhasil mengantarkan Kota Tembakau ini mencatatkan dua rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sekaligus.

Baca juga: SMPN 7 Jember Direvitalisasi, Fasilitas Belajar Diperkuat hingga GOR untuk Pembinaan Atlet

Dua rekor tersebut masing-masing adalah melukis menggunakan media celemek dengan peserta terbanyak dan kegiatan yang melibatkan peserta disabilitas terbanyak.

Pada kategori melukis di atas celemek, Jember berhasil melampaui rekor sebelumnya yang tercatat sebanyak 500 peserta. Setelah melalui proses verifikasi, MURI mencatat sebanyak 2.632 peserta ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Senior Representative MURI Ari Andriani menyampaikan, jumlah peserta yang terverifikasi bahkan melebihi jumlah yang sebelumnya diajukan oleh panitia.

“Pada hasil verifikasi kami, dari 2.000 yang diusulkan, setelah kami hitung dari pagi, ada sebanyak 2.632 peserta yang berhasil melukis celemek pada siang hari ini,” sebutnya.

Tak hanya itu, Jember juga berhasil memecahkan rekor MURI pada kategori kegiatan yang melibatkan peserta disabilitas. Rekor sebelumnya berada di angka 200 peserta, sementara kegiatan HAN di Jember berhasil melibatkan 248 peserta disabilitas.

Capaian tersebut sekaligus mempertegas komitmen Jember dalam membangun ruang kegiatan yang inklusif, dengan memberikan kesempatan yang sama kepada anak-anak untuk berkreasi dan berpartisipasi.

Baca juga: Sederet Komitmen Pemkab Jember Dukung Pengembangan Generasi Muda Lewat Gerakan Pramuka

Dua rekor baru tersebut menambah panjang catatan prestasi Jember di MURI. Sebelumnya, Kabupaten Jember juga tercatat memprakarsai sejumlah kegiatan yang meraih rekor.

Di antaranya karya puisi disabilitas terbanyak sebanyak 400 karya pada 2 Mei 2024, bendera terbesar pada 26 September 2003, serta kirap ancaan agung terbanyak dengan 480 ancaan pada 24 September 2025.

Atas keberhasilan tersebut, MURI menyerahkan piagam penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Jember sebagai pihak yang memprakarsai sekaligus menyelenggarakan kegiatan.

Penghargaan juga diberikan kepada Bunda PAUD Kabupaten Jember, Ghyta Eka Puspita serta sejumlah unsur yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan.

Baca juga: Pinjaman Rp786 Miliar Pemkab Jember Diharapkan Dongkrak Infrastruktur dan Ekonomi Warga

Ghyta menegaskan, capaian tersebut diharapkan tidak berhenti sebatas angka dalam catatan rekor. 

Menurutnya, penghargaan MURI harus menjadi pemicu untuk terus menghadirkan ruang yang lebih luas bagi anak-anak Jember dalam mengembangkan kreativitas, keberanian berpartisipasi, dan meraih prestasi.

“Mudah-mudahan tidak hanya mencetak rekor MURI pada hari ini, tetapi bisa menciptakan semangat-semangat yang lebih luar biasa lagi ke depannya. Kalian hebat!” ungkapnya.

Peringatan HAN 2026 di Jember pun menjadi momentum bahwa prestasi bukan hanya tentang memenangkan kompetisi, tetapi juga tentang membuka ruang bagi setiap anak, termasuk anak disabilitas, untuk tampil, berkarya, dan mendapat apresiasi yang setara. (ADV).

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru