selalu.id - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Dudung Abdurachman melakukan takziah ke makam Prajurit TNI Sertu Eka Andriyanto Hasugian yang gugur ditembak oleh OTK (Orang Tidak Dikenal) di Papua.
Setelah melakukan takziah, Jenderal Dudung kemudian mengunjungi rumah orang tua Almarhum di Dusun Sawo, Desa Dungus Kabupaten Sidoarjo.
"Malam ini saya ke rumah duka. Sertu Eka beserta istrinya dibunuh, jadi saya sudah melihat makamnya dan sekarang ke rumah duka keluarganya Sertu Eka," kata Jendral Dudung, Senin (4/4/2022).
Baca juga: Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo
Tiba di rumah duka, Jendral Dudung nampak menitihkan air mata ketika melihat langsung salah satu anak almarhum Sertu Eka.
"Saya ketemu anak yang paling besar dan ini anak yang paling kecil sedang operasi tangan, karena terkena sayatan senjata tajam,"ungkapnya.
Dalam insiden ini, Jendral Dudung telah menginstruksikan kepada Pangdam Cendrawasih agar segera mencari pelakunya sampai ketemu.
Baca juga: Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir
"Saya sampaikan lakukan tindakan terukur," tegasnya.
Jendral Dudung, berjanji, anak-anak almarhum bakal diberikan beasiswa sekolah sampai mendapat pekerjaan.
"Kita lihat anak anaknya sudah yatim piatu dan saya berjanji, anak-anaknya diurus dikasih beasiswa sampai mereka mendapat pekerjaan, biaya sekolah ditanggung TNI AD," ujarnya.
Baca juga: MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya
Sementara itu, dirinya juga berjanji bakal mendaftarkan adik laki-laki Sertu Eka yang masih duduk di kelas 3 SMA untuk masuk ke Akademi Militer Taruna.
"Semoga arwah korban mendapat tempat di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Anak maupun keluarga yang ditinggalkan mendapat kekuatan dan ketabahan," pungkasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi