selalu.id - Kepadatan lalu lintas di kawasan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, mendadak berubah menjadi kepanikan setelah kecelakaan maut terjadi di depan SMP Dharma Wanita Gedangan. Dua anak di bawah umur dilaporkan meninggal dunia usai sepeda motor yang mereka tumpangi terlibat kecelakaan dengan truk molen, Sabtu (16/5/2026) sore.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, bertepatan dengan meningkatnya volume kendaraan saat jam sibuk akhir pekan. Sejumlah pengguna jalan yang melintas sempat menghentikan laju kendaraan karena syok melihat kondisi korban yang tergeletak di jalan.
Baca juga: Brio Ludes Terbakar usai Hantam Truk di Tol Sumo: Satu Balita Tewas, 3 Lainnya Terluka
Korban diketahui bernama LSR dan AKFA. Keduanya meninggal dunia di lokasi kejadian setelah sepeda motor Honda Beat bernopol W 3872 NEU yang mereka tumpangi terjatuh tepat di jalur kendaraan besar.
Dari hasil keterangan kepolisian di lokasi, kecelakaan bermula ketika sepeda motor diduga hendak naik ke badan jalan di area depan sekolah tersebut. Di saat bersamaan, truk molen Hino bernopol B 9489 BIA melintas dari arah selatan menuju Surabaya.
Kapolsek Gedangan Kompol Anak Agung Gede mengatakan situasi berlangsung sangat cepat hingga tabrakan tak dapat dihindari.
Baca juga: Adu Banteng Dua Motor Terjadi di Mojokerto, 3 Nyawa Melayang di TKP
“Pengendara motor diduga terpeleset saat hendak naik ke bahu jalan hingga terjatuh. Nahas, dari belakang melaju truk molen yang kemudian menghantam korban,” jelasnya.
Benturan keras menyebabkan kedua korban mengalami luka fatal dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Polisi yang tiba beberapa saat kemudian langsung melakukan olah TKP serta mengurai kemacetan yang sempat terjadi di sekitar lokasi kecelakaan.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi untuk kepentingan penanganan lebih lanjut. Sementara kendaraan yang terlibat kecelakaan turut diamankan sebagai barang bukti.
Baca juga: Dua Motor Tabrakan di Kebontunggul Mojokerto, 3 Orang Tewas dan Satu Kritis
Kasus tersebut kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo. Polisi masih melakukan penyelidikan lanjutan, termasuk pemeriksaan saksi serta proses visum et repertum (VER).
Editor : Redaksi