selalu.id – Fenomena misterius melanda para pengendara motor di berbagai wilayah Jawa Timur. Ratusan kendaraan dilaporkan mogok setelah mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite. Kasus ini memicu kepanikan dan tanda tanya besar di kalangan pengguna motor.
Baca juga: Pertamina Tanggung Servis Gratis Motor Brebet Akibat Pertalite, Siapkan Servis Gratis di 32 Bengkel
Gejala yang dialami para pengendara hampir seragam, mulai dari mesin brebet hingga mati total tak lama setelah pengisian. Laporan datang dari Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Mojokerto, Gresik, hingga Surabaya. Kejadian ini viral di media sosial sejak akhir pekan lalu.
Stasiun radio Suara Surabaya menjadi pusat pengaduan spontan. Sejak Minggu (26/10) malam, redaksi menerima puluhan telepon dan pesan WhatsApp dari warga yang mengalami masalah serupa. Beberapa di antaranya:
Dedik Setyawan: “Barusan beli Pertalite di SPBU Gunung Sari, sampainya di Jembatan Gunung Sari motor jadi brebet dan mati.”
Dicky Abdulloh: Motor Vario-nya brebet parah usai isi di SPBU Bunder Gresik, hingga harus masuk bengkel dan ganti busi. Gejala baru hilang setelah dikuras dan diisi Pertamax.
Fery Mardiansyah: Dua motornya, Mio S dan Revo, sama-sama mogok setelah diisi Pertalite dalam seminggu terakhir.
Imam Muslim: Motornya mati di depan Pasar Turi usai isi Pertalite di SPBU Diponegoro.
Baca juga: Relawan Prabowo Sebut Langkah Wawali Armuji Soal Sidak BBM Bukan Kerja Nyata
Awalnya banyak pengendara mengira kerusakan berasal dari mesin, namun kesamaan gejala di banyak daerah menguatkan dugaan bahwa kualitas Pertalite menjadi penyebab.
Menanggapi hal ini, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus langsung mengambil langkah investigasi. Area Manager Communication, Ahad Rahedi, mengimbau masyarakat yang mengalami masalah agar segera kembali ke SPBU tempat pengisian.
“Pertamina memerlukan data detail untuk melacak sumber masalah. Kami minta masyarakat mencatat data diri lengkap, menyimpan bukti transaksi, dan melapor ke SPBU asal atau ke Pertamina Call Center 135,” ujarnya.
Baca juga: Beda Hasil Sidak Polisi vs Wawali Armuji, Manager SPBU: CCTV Tunjukkan Botol Dibawa dari Luar
Data tersebut dibutuhkan untuk menelusuri asal pasokan BBM, mulai dari SPBU pengisian, nomor mobil tangki, hingga terminal bahan bakar. Pertamina kini mengumpulkan semua laporan dan melakukan uji laboratorium terhadap sampel Pertalite dari sejumlah SPBU yang dilaporkan bermasalah.
Penyebab pasti belum diketahui. Pertamina menelusuri kemungkinan gangguan pada produk Pertalite, sistem distribusi di SPBU, atau tangki kendaraan masyarakat. Proses investigasi dan uji laboratorium masih berjalan.
Sementara itu, para pengendara yang terdampak berharap hasil uji segera diumumkan dan ada kompensasi atas kerusakan kendaraan mereka.
Editor : Ading